Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ayah Rahmad Vaisandri: Terima Kasih Pak Andre Rosiade Kawal Kasus Kematian Anak Saya

Hendra Efison • Senin, 3 Februari 2025 | 14:13 WIB

 

Keluarga alm Rahmad Vaisandri
Keluarga alm Rahmad Vaisandri
PADEK.JAWAPOS.COM—Kasus kematian Rahmad Vaisandri (29), supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) merek ‘Al Hijrah’ asal Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), akhirnya mendapat perhatian serius di Komisi III DPR.

Kematian Rahmad yang diduga penuh kejanggalan ini dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Senayan, Kamis (31/1/2025). Keberhasilan kasus ini sampai ke meja DPR tidak lepas dari peran aktif Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, yang turun tangan langsung memfasilitasi keluarga korban untuk hadir dalam RDP. 

Andre Rosiade tidak hanya membawa kasus ini ke tingkat nasional, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan hukum dan dukungan moral. Muchtiar, ayah Rahmad Vaisandri, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Andre.

“Terima kasih banyak Pak Andre yang telah menolong dan mengawal kasus kematian anak saya ini,” kata Muchtiar saat berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), usai mengikuti RDP di Jakarta. 

Keluarga korban mengaku salut dengan kepedulian Andre Rosiade. “Andre bahkan tak segan-segan membantu tanpa harus diminta terlebih dahulu,” ujar Muchtiar.

Berkat upaya Andre, polisi telah menahan 10 pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan yang menyebabkan kematian Rahmad. Salah satu tersangka adalah oknum anggota Brimob Polri. 

Muchtiar berharap Andre Rosiade terus konsisten mengawal kasus ini hingga tuntas. “Mudah-mudahan Pak Andre tetap semangat menolong dan memperjuangkan kasus ini sehingga kami keluarga mendapatkan keadilan seadil-adilnya,” harapnya.

Harapan serupa disampaikan Bella Indriani, kakak ipar Rahmad. “Kami berharap kasus ini segera terungkap, dan keadilan bisa didapatkan keluarga,” kata Bella. 

Bella juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Andre Rosiade. “Terima kasih kepada Bapak Andre Rosiade yang telah membawa dan membimbing kasus kematian tidak wajar adik kami ini ke Komisi III DPR RI,” ujarnya. 

Rekomendasi Komisi III DPR 

Dalam RDP, Komisi III DPR memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Dua rekomendasi penting dikeluarkan: 

  1. Evaluasi Penyelidikan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur

Komisi III meminta Kapolres Metro Jakarta Timur mengevaluasi penyelidikan kasus dugaan pembunuhan Rahmad Vaisandri (No. LP/A/13/X/2024). Proses ini harus transparan, mengedepankan metode Scientific Crime Investigation, dan memastikan penindakan tegas terhadap pelaku sesuai hukum. 

  1. Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oknum Brimob

Komisi III juga meminta Kabid Propam Polda Metro Jaya dan Kapolres Metro Jakarta Timur mengusut tuntas dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum Brimob yang diduga menghalangi proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini. 

Keluarga korban tidak hanya berharap keadilan untuk Rahmad, tetapi juga mendorong Andre Rosiade untuk terus istiqamah membantu masyarakat. “Semoga Pak Andre diberikan kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang bertambah,” ucap Muchtiar. 

Kasus kematian Rahmad Vaisandri menjadi bukti nyata pentingnya peran wakil rakyat dalam memperjuangkan keadilan. Dengan dukungan Andre Rosiade dan Komisi III DPR, keluarga korban berharap kasus ini segera tuntas dan keadilan benar-benar ditegakkan. (*)

Editor : Hendra Efison
#Komisi III DPR #Sopir bus AKAP #kasus kematian Rahmad Vaisandri #Keadilan Untuk Rahmad #Andre rosiade