Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jejak Tangan yang Tak Lelah: PT Semen Padang Menyusuri Banjir dan Puting Beliung di Kota Padang

Hendra Efison • Jumat, 28 November 2025 | 12:22 WIB

Penyerahan bantuan bencana dari Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar kepada Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, Kamis malam (28/11/2025)
Penyerahan bantuan bencana dari Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar kepada Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, Kamis malam (28/11/2025)
PADEK.JAWAPOS.COM—Hujan belum sepenuhnya reda ketika arus lumpur kembali menyusuri jalan sempit di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh.

Di antara bau tanah basah dan suara genset posko darurat, tangan-tangan relawan mulai membagikan kotak makanan hangat kepada pengungsi yang duduk beralaskan terpal tipis.

Kamis pagi, 27 November 2025, PT Semen Padang tiba di titik pengungsian Batu Busuk. Sebanyak 360 bungkus makanan siap santap dibagikan kepada warga yang bertahan sejak sore hingga malam hari. Nilai bantuan di lokasi ini mencapai Rp7,2 juta.

“Kami hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai bagian dari komunitas Kota Padang. Kita bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana hidrometeorologi,” kata Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, saat penyerahan bantuan.

Di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, suasana berbeda terlihat. Atap rumah warga terangkat, seng berserakan, dan beberapa dinding rumah dipenuhi bekas sapuan angin.

Angin puting beliung merusak puluhan rumah. Pada hari yang sama, PT Semen Padang menyalurkan 156 paket makan siang, 156 paket makan malam, dan bumbu dapur dengan nilai bantuan Rp5,368 juta.

Sementara itu, di kawasan padat penduduk Kecamatan Lubuk Begalung, air sempat menggenangi rumah selama dua hari berturut-turut.

Truk logistik berhenti di tepi jalan. Karung beras diturunkan satu per satu: 50 karung beras @10 kg, 50 dus mi instan, 50 dus air mineral, 18 papan telur, 100 kain sarung, dan 50 popok bayi. Total nilai bantuan logistik ini mencapai Rp25,251 juta.

Di Kelurahan Koto Lalang, warga menerima empat lembar terpal untuk rumah yang bagian atapnya rusak.

Sehari sebelumnya, Selasa, 26 November 2025, bantuan tahap awal telah lebih dulu bergerak. Di Batu Busuk, bantuan berupa makanan siap santap, perlengkapan dapur umum, paket sembako, dan tenaga relawan disalurkan dengan nilai Rp23,1 juta.

Di Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, beras, mi instan, air mineral, dan telur dibagikan senilai Rp4,999 juta.

Di Perumahan Griya Kubutama, Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, 100 paket sembako senilai Rp8,880 juta sampai ke tangan warga.

Baca Juga: Pascalongsor di UIN IB: Perkuliahan Dialihkan ke Daring hingga Situasi Membaik

Sementara di Batu Gadang, bantuan terpal dan logistik tambahan disalurkan dengan nilai Rp16,760 juta.

Hingga Kamis (27/11/2025), total bantuan PT Semen Padang mencapai Rp91,558 juta. Rinciannya, bantuan pada Rabu (26/11/2025) senilai Rp53,739 juta dan Kamis (27/11/2025) sebesar Rp37,819 juta.

Di tengah genangan air dan sisa-sisa reruntuhan, suara warga terdengar lirih di posko pengungsian. Kotak makanan yang hangat menjadi jeda dari kecemasan panjang malam sebelumnya.

“Kami mengikuti perkembangan dari BPBD dan pemerintah kota. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, PT Semen Padang akan terus hadir,” ujar Ilham.

Di lapangan, rangkaian bantuan ini bergerak seperti denyut nadi yang tak berhenti: dari dapur umum, truk logistik, hingga terpal yang melindungi atap rumah sementara.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih mengintai, jejak langkah PT Semen Padang tertinggal di lumpur — bukan sebagai simbol, tetapi sebagai kerja nyata yang terus berjalan.(*)

Editor : Hendra Efison
#pt semen padang #bantuan bencana hidrometeorologi #banjir padang #ilham akbar