Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa temuan itu berasal dari penyisiran intensif oleh beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.
“Pada hari kelima operasi, tim SAR gabungan menemukan bagian tubuh korban berupa tulang serta sejumlah barang pribadi korban di beberapa titik pencarian. Seluruh temuan langsung diamankan sesuai prosedur,” ujar Arif Anwar.
Body Part Diserahkan ke Tim DVI
Arif Anwar menjelaskan bahwa body part korban yang ditemukan diserahkan kepada RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Penyerahan body part kepada tim DVI dilakukan guna proses identifikasi secara medis dan forensik, sehingga dapat dipastikan identitas korban secara akurat,” jelasnya.
Selain itu, tim SAR juga menemukan berbagai barang milik korban, seperti laptop, telepon genggam, paspor, flash disk, kacamata, pouch, dokumen pribadi, dan barang lainnya yang tersebar di sekitar bangkai pesawat dan jalur evakuasi.
Seluruh barang temuan telah didata, diamankan, dan akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.
Operasi SAR Terus Berlanjut
Operasi SAR masih berlangsung dengan melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan. Dukungan peralatan darat dan udara juga diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian.
“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara profesional dan humanis. Fokus kami adalah menuntaskan pencarian seluruh korban serta memastikan setiap proses berjalan sesuai standar keselamatan dan prosedur,” pungkas Arif Anwar.(*)
Editor : Heri Sugiarto