Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pupuk Indonesia Optimalkan Distribusi di Tengah Lonjakan Penebusan Pupuk Subsidi

Heri Sugiarto • Rabu, 13 Mei 2026 | 15:19 WIB
Proses distribusi pupuk subsidi diperkuat untuk memastikan pasokan tetap tersedia di tingkat kios dan daerah penebusan tinggi.(Corcom PI)
Proses distribusi pupuk subsidi diperkuat untuk memastikan pasokan tetap tersedia di tingkat kios dan daerah penebusan tinggi.(Corcom PI)

PADEK.JAWAPOS.COM-PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mengoptimalkan distribusi pupuk nasional di tengah tingginya penebusan pupuk subsidi oleh petani di berbagai daerah sepanjang 2026.

Hingga awal Mei 2026, realisasi penebusan pupuk subsidi tercatat mencapai 3,4 juta ton atau meningkat 36 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira, mengatakan kenaikan penebusan dipengaruhi kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen sejak Oktober 2025.

Selain itu, penyederhanaan tata kelola distribusi melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 disebut membuat akses pupuk subsidi bagi petani menjadi lebih mudah dan distribusi lebih lancar.

“Tingginya penebusan juga dipengaruhi curah hujan yang berlangsung lebih panjang di sejumlah daerah,” kata Yehezkiel dalam keterangan di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Yehezkiel menyebut peningkatan penebusan menunjukkan tingginya antusiasme petani setelah penurunan HET pupuk subsidi dan penyederhanaan tata kelola distribusi.

“Karena itu, kami terus memastikan distribusi pupuk berjalan optimal agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Di tengah tingginya penebusan tersebut, Pupuk Indonesia terus menjaga stok pupuk nasional melalui penguatan distribusi. Hingga 11 Mei 2026, total stok pupuk nasional tercatat mencapai 1,1 juta ton yang tersebar di berbagai wilayah distribusi nasional.

Untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan stok tetap tersedia di setiap wilayah, Pupuk Indonesia memanfaatkan Command Center dan sistem i-Pubers untuk memantau tingkat penebusan dan kondisi stok secara real-time hingga tingkat titik serah.

Sistem digital tersebut memungkinkan perusahaan mengidentifikasi daerah dengan permintaan tinggi dan melakukan rekonfigurasi atau realokasi stok secara cepat tanpa menunggu laporan manual.

“Melalui Command Center dan sistem i-Pubers, kami dapat memantau kondisi stok secara real-time hingga tingkat kios. Sistem ini memungkinkan respons distribusi dilakukan lebih cepat apabila terdapat daerah dengan kebutuhan pupuk yang tinggi,” kata Yehezkiel.

Menurut dia, strategi rekonfigurasi dapat dilakukan karena dukungan infrastruktur logistik terintegrasi, mulai dari pelabuhan, armada kapal, hingga jaringan gudang.

Dukungan infrastruktur tersebut memungkinkan perpindahan stok antarwilayah dilakukan lebih cepat untuk menjaga ketersediaan pupuk di daerah dengan tingkat penebusan tinggi.

Selain penguatan sistem distribusi, Pupuk Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan kios guna memastikan penyaluran pupuk berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan petani.

Pupuk Indonesia menilai kombinasi kebijakan pemerintah dan penguatan sistem distribusi berbasis digital menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk nasional di tengah tingginya penebusan pupuk subsidi tahun ini.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#penebusan pupuk #Yehezkiel Adiperwira #distribusi pupuk nasional #pupuk subsidi #pupuk indonesia