Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pengadilan Belanda Vonis Seumur Hidup 3 Terdakwa Penembakan Pesawat MH17

Admin Padek • Jumat, 18 November 2022 | 00:53 WIB
Para hakim duduk di ruang sidang saat pengadilan Belanda mengumumkan putusannya dalam persidangan insiden MH17 di Kompleks Peradilan Schiphol, Badhoevedorp, Belanda, Kamia (17/11)2022). (Foto: REUTERS)
Para hakim duduk di ruang sidang saat pengadilan Belanda mengumumkan putusannya dalam persidangan insiden MH17 di Kompleks Peradilan Schiphol, Badhoevedorp, Belanda, Kamia (17/11)2022). (Foto: REUTERS)

Hakim pengadilan Belanda mengumumkan putusannya terhadap tiga warga Rusia dan seorang warga Ukraina, dalam persidangan kasus dugaan penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 di Kompleks Peradilan Schiphol, Badhoevedorp, Kamis (17/11/2022).


Dalam putusan yang telah lama ditunggu itu, Hakim Pengadilan Belanda menjatuhkan vonis terhadap tiga dari empat pria yang didakwa melakukan penembakan MH17 di atas Ukraina tahun 2014. Ketiganya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan seorang lagi dibebaskan.


MH17 adalah pesawat penerbangan penumpang yang ditembak jatuh di Ukraina timur pada 17 Juli 2014. Sebanyak 298 penumpang serta awaknya tewas.


"Hanya hukuman paling berat yang pantas untuk membalas apa yang telah dilakukan para tersangka, yang telah menyebabkan penderitaan bagi begitu banyak korban dan begitu banyak saudara yang masih hidup," kata Hakim Ketua Hendrik Steenhuis saat membacakan ringkasan putusan, seperti dilansir CNA.


Ketiga terdakwa yang dinyatakan bersalah adalah, mantan agen intelijen Rusia Igor Girkin dan Sergey Dubinskiy serta Leonid Kharchenko, pemimpin separatis Ukraina. Sedangkan terdakwa keempat asal Rusia, Rusia Oleg Pulatov dibebaskan dari semua tuduhan.



Steenhuis mengatakan ketiganya tidak mendapat kekebalan dari penuntutan karena mereka bukan anggota angkatan bersenjata Rusia. "Tidak diragukan lagi bahwa MH17 ditembak jatuh oleh sistem rudal BUK," kata Steenhuis.


Saat terjadi insiden ketika itu, daerah tersebut merupakan tempat pertempuran antara separatis pro-Rusia dan pasukan Ukraina.

Saat Steenhuis membacakan putusan, keluarga korban terlihat berdiri dan menangis. Mereka menyeka air mata di ruang sidang.


Perwakilan korban mengatakan putusan itu merupakan tonggak penting, meskipun terpidananya buron.


Penumpang MH17 saat itu dalam perjalanan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur. Mereka berasal dari 10 negara berbeda. Lebih dari setengahnya adalah warga Belanda.


Penyelidikan dipimpin oleh Belanda, dengan partisipasi dari Ukraina, Malaysia, Australia dan Belgia.


Sementara itu, Moskow menyangkal keterlibatan atau tanggung jawab apapun atas jatuhnya MH17 pada 2014.


Dalam pengarahan di Moskow pada hari Kamis (17/11/2022), Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Ivan Nechaev mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah akan mengecek keputusan  pengadilan tersebut.


"Kami akan mempelajari keputusan ini karena masalah ini penting," katanya.


Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memuji keputusan pengadilan Belanda dalam kasus serangan terhadap penerbangan MH17 yang menghukum separatis pro-Rusia, tapi dia menegaskan bahwa mereka yang memerintahkan serangan itu juga harus diadili.


Dalam persidangan yang digelar di bawah hukum Belanda, keempat pria didakwa menembak jatuh pesawat MH17 dan pembunuhan.


Penyadapan panggilan telepon yang menjadi bagian penting dari bukti terhadap para terdakwa menunjukkan bahwa diyakini mereka menargetkan jet tempur Ukraina.


Dari para terdakwa, hanya Pulatov yang mengaku tidak bersalah melalui pengacaranya. Tiga terdakwa lainnya diadili secara in absentia karena tidak ada yang menghadiri persidangan.


Jaksa penuntut umum Manon Ridderbeks pada 22 Desember 2021 lalu di persidangan in absentia mengatakan, para terdakwa membantu memasok sistem rudal yang digunakan separatis pro-Rusia untuk menembakkan roket ke penerbangan MH17. (rtr/cna)

Editor : Admin Padek
#Penembakan Malaysia Airlines MH17 #Ivan Nechaev #mh17 #Pengadilan Belanda #Igor Girkin #Terdakwa Penembakan MH17 #Leonid Kharchenko #Sergey Dubinskiy #Hendrik Steenhuis #Vonis MH17 #Hakim Pengadilan Belanda