PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Meteorologi Jepang telah menurunkan status peringatan tsunami yang dikeluarkan di sepanjang Laut Jepang. Namun badan tersebut mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah gempa besar berkekuatan 7,6 magnitudo melanda Prefektur Ishikawa pada Senin sore (1/1/2024) waktu setempat.
Kantor berita NHK melaporkan, Badan Meteorologi Jepang mengingatkan warga untuk tetap waspada, karena gempa bumi dengan intensitas serupa akan tetap berpotensi terjadi selama sekitar satu minggu, dan terutama dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Badan tersebut mengatakan peringatan tsunami tetap berlaku di semua prefektur di sepanjang Laut Jepang. Warga diimbau berhati-hati.
Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio mengatakan dia akan memelopori upaya bantuan bencana dengan pengiriman Pasukan Bela Diri (SDF) ke daerah yang terkena bencana meski menghadapi kesulitan adanya jalan rusak.
"Korban yang terjebak di dalam bangunan harus diselamatkan secepatnya sebelum bangunan tersebut runtuh," katanya seperti dilansir dari NHK.
Kishida Fumio juga telah memerintahkan pejabat SDF untuk pergi ke daerah yang terkena bencana dengan cara apapun. Selain itu, dia meminta para pejabat terkait mengirim semua kebutuhan untuk korban gempa, seperti makanan dan bensin melalui jalur air.
Sementara itu, NHK dalam laporannya menyebutkan bahwa pasca gempa beberapa kota di Ishikawa menyaksikan tsunami. Wajima melaporkan tsunami lebih dari 120 sentimeter. Kanazawa mencatat tsunami setinggi 90 sentimeter. Prefektur lain melaporkan penampakan tersebut.
Tsunami diperkirakan akan berulang kali melanda pantai dan mungkin akan lebih tinggi.
Pejabat kota di Wajima mengatakan kebakaran terjadi di pusat kota.
Polisi mengatakan dua orang di kota Nanao, Prefektur Ishikawa, menderita serangan jantung setelah gempa tersebut.
"NHK telah mengetahui dari pemadam kebakaran dan rumah sakit bahwa, pada hari Senin pukul 11 malam, banyak orang terluka di prefektur Ishikawa, Niigata, Fukui, Toyama dan Gifu. Mereka dilaporkan terkena benda yang berjatuhan atau mengalami patah tulang," tulis NHK.
Selain itu di Wajima pemadam kebakaran mengatakan mereka telah menerima lebih dari 50 laporan rumah yang roboh. Mereka juga menanggapi laporan adanya orang-orang yang terjebak di bawah bangunan yang rusak. Para pejabat berusaha memahami tingkat kerusakan sepenuhnya.
Badan Meteorologi mengatakan, setelah gempa berkekuatan 7,6 SR, terdapat lebih dari 80 guncangan di wilayah tersebut.
Sebuah rumah sakit di Suzu, Prefektur Ishikawa melaporkan sedang merawat pasien yang terluka akibat gempa. Namun beberapa dokter tidak dapat mencapai rumah sakit karena jalan rusak. Seorang pejabat rumah sakit mengatakan mereka mengandalkan generator cadangan.
Staf medis di rumah sakit lain di Wajima telah merawat pasien di area parkir.
Laporan kerusakan terus berdatangan. Di prefektur tetangga Toyama, polisi di kota Himi mengatakan bahwa mereka telah menerima laporan adanya retakan di jalan di beberapa lokasi.
Seorang pejabat kota di Oyabe menerima beberapa laporan tentang pipa air yang rusak.
Para pejabat di Kota Nomi di Ishikawa mengatakan bahwa sekitar 100 orang pernah berlindung di balai kota.
Perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku mengatakan mereka telah mematikan dua generator di pembangkit listrik tenaga panas Nanao Ota di Kota Nanao di Prefektur Ishikawa.
Para pejabat setempat mengatakan puluhan ribu rumah tangga di prefektur Ishikawa, Niigata dan Toyama tidak mempunyai aliran listrik.
Perusahaan Kereta Api Jepang Timur mengatakan pengoperasian jalur Akita Shinkansen dihentikan sekitar pukul 5 sore
Jalur Hokuriku Shinkansen dan Joetsu Shinkansen juga telah menghentikan sebagian layanannya dan akan menunda beberapa kereta untuk sisa hari itu. Tidak diketahui apakah layanan akan dilanjutkan pada hari Selasa di kedua jalur tersebut.
Otoritas Pengaturan Nuklir mengatakan ledakan dan bau sesuatu yang terbakar terlihat di pembangkit listrik tenaga nuklir Shika di Prefektur Ishikawa.
Operator mengatakan fungsi yang menggunakan trafo saat ini tidak tersedia.
Namun operator pembangkit listrik mengatakan bahwa dua reaktor nuklir di pembangkit tersebut dapat berfungsi dengan baik jika menggunakan sistem alternatif.
Operator telekomunikasi besar Jepang mengatakan mereka mengalami gangguan layanan di prefektur yang terkena gempa.
Operator telepon tetap NTT West mengatakan layanan internet dan telepon IP mereka mungkin tidak tersedia di beberapa wilayah di Prefektur Ishikawa. Ada kekhawatiran bahwa layanan telepon darurat juga tidak aktif.(nhk) Editor : Admin Padek