Letusan dimulai sekitar pukul 21:00 waktu setempat pada 10 Maret 2025. menurut laporan dari (CONRED), Badan Koordinasi Nasional untuk Penanggulangan Bencana Guatemala.
Gunung Fuego terletak sekitar 63 kilometer dari ibu kota Guatemala City, dekat dengan kota wisata populer, Antigua Guatemala.
Letusan ini menghasilkan air mancur lava, abu dan gas setinggi 300 meter di atas kawah, serta aliran lava yang mengalir di lereng gunung.
Abu vulkanik menyebar hingga ketinggian 7.000 meter (23.000 kaki) dan mencapai jarak lebih dari 50 kilometer ke arah barat laut, dan barat daya.
Pemerintah Guatemala segera merespons letusan Gunung Fuego, Lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari lima desa di dekat kaki gunung berapi dan dipindahkan ke gedung olahraga untuk berlindung.
Pejabat CONRED Guatemala, mengatakan bahwa 13 tempat penampungan darurat telah dibuka di empat kota terdekat, yang mampu menampung 7.600 orang.
Penduduk setempat dan wisatawan diminta untuk menghindari area terlarang sejauh tujuh kilometer di sekitar gunung berapi.
Pihak berwenang juga telah memperingatkan warga untuk berjaga dari curah hujan, tanah longsor dan hal lain yang ditimbulkan.
Sekitar 30.000 orang terdampak, berada disekitar pemukiman dekat gunung tersebut. Hampir 300 keluarga telah dievakuasi dari daerah sekitar, sementara 1.000 orang dipindahkan ke tempat penampungan darurat.
Letusan menyebabkan penutupan jalan utama yang menghubungkan wilayah selatan Guatemala dengan kota Antigua. Sekolah-sekolah di daerah terdampak ditutup sementara untuk memastikan keselamatan siswa.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa, tetapi pihak berwenang terus memantau situasi untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut.
Baca Juga: Jual Senpi Rakitan ke KST Papua, Kantongi Rp 1,3 M
Gunung Fuego terakhir kali meletus pada Juni 2023, dan letusan besar sebelumnya pada 2018 menewaskan 194 orang dan menyebabkan 234 orang hilang akibat aliran lahar piroklastik yang menghancurkan desa-desa di sekitarnya.
Gunung ini merupakan salah satu daya tarik wisata di Guatemala, tetapi juga menjadi ancaman besar bagi komunitas di sekitarnya karena aktivitas vulkaniknya. Guatemala terletak di Cincin Api Pasifik, yang membuatnya rentan terhadap aktivitas vulkanik dan gempa bumi. (*)
Editor : Adetio Purtama