Insiden tersebut memaksa ratusan penumpang untuk dievakuasi melalui seluncuran darurat, menurut keterangan resmi dari Federal Aviation Authority (FAA).
Pesawat bernomor penerbangan Delta 1213 dengan tujuan Atlanta itu tengah bersiap lepas landas sekitar pukul 11.15 waktu setempat ketika salah satu mesin utamanya mengalami kebakaran.
Dalam pernyataan resmi, FAA menyebutkan pesawat mulai bergerak mundur dari gate untuk proses keberangkatan saat api terlihat menyala dari bagian ekor mesin.
“Api telah berhasil dipadamkan,” ujar juru bicara Bandara Internasional Orlando seperti dilansir CBS News.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat dan Petir di Sumatera Barat hingga Malam Ini
Ia juga memastikan bahwa tim pemadam kebakaran segera tiba di lokasi untuk menangani insiden. Tidak ada laporan cedera dalam kejadian ini.
Pesawat jenis Airbus A330 tersebut mengangkut total 294 orang, terdiri dari 282 penumpang, 10 awak kabin, dan dua pilot.
Menurut pihak Delta Airlines, seluruh penumpang telah dievakuasi dengan selamat dan dibawa kembali ke terminal bandara.
Maskapai juga menginformasikan akan mengerahkan pesawat pengganti untuk melanjutkan perjalanan para penumpang ke tujuan akhir mereka.
“Kami menghargai kerja sama para pelanggan dan meminta maaf atas pengalaman ini. Keselamatan adalah prioritas utama kami,” tulis Delta dalam pernyataannya.
FAA menegaskan akan melakukan penyelidikan atas insiden kebakaran mesin tersebut. Sementara itu, tim perawatan Delta akan memeriksa kondisi pesawat secara menyeluruh.
Kejadian ini menjadi insiden terbaru yang menimpa maskapai Delta dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Februari lalu, 21 orang terluka setelah sebuah pesawat Delta terguling saat mendarat dalam kondisi badai salju di Bandara Internasional Pearson, Toronto.
Sebelumnya pada Januari, pesawat Delta lainnya gagal lepas landas di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, Atlanta, yang juga menyebabkan evakuasi darurat sekitar 200 penumpang.(*)
Editor : Heri Sugiarto