PADEK.JAWAPOS.COM—Masyarakat di Kelurahan Kurao Pagang RT 01, 02, 03 RW 08 mendapat penjelasan mendalam tentang khasiat temulawak. Tanaman herbal tradisional itu dapat membantu meningkatkan nafsu makan keluarga.
“Tidak hanya itu, penambahan madu dalam minuman ini juga memperkaya khasiatnya dengan memberikan efek antioksidan dan antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh,” ungkap Dosen muda, Apt Nanda Putra MSFarm, Selasa (13/8).
Nanda Putra bersama dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifarm) Padang melakukan edukasi dan pelatihan membuat minuman temulawak madu (Temumadu), pada Senin (12/8).
Pelatihan ini terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan yang dimulai dengan penyuluhan mengenai manfaat temulawak yang dibawakan oleh Apt Aried Eriadi SFarm MFarm dan Miftahul Jannah.
Setelah sesi penyuluhan, acara dilanjutkan dengan demonstrasi cara pembuatan minuman temulawak madu dengan tiga varian rasa yakni rasa original, rasa jeruk dan rasa jeruk nipis.
Di bawah bimbingan instruktur apt Aried Eriadi SFarm MFarm, Nurzakhira Afra S dan Rahma Winda, masyarakat Kurao dengan penuh semangat belajar setiap tahapan pembuatan.
Mulai dari pemilihan bahan yang berkualitas, proses pencampuran, hingga teknik penyajian yang menarik. Kehadiran tiga varian rasa minuman temulawak madu yang disajikan pada sesi ini menambah semarak acara.
Dari ketiga varian rasa yang disajikan, ada satu varian yang paling disukai oleh masyarakat berdasarkan uji kesukaan yang dilakukan selama pelatihan.
"Varian rasa jeruk nipis memiliki rasa yang seimbang, tidak terlalu manis, dan sangat menyegarkan. Kami merasa ini adalah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi sehari-hari," kata Yanti (34), salah seorang peserta.
Untuk menambah semangat peserta, panitia juga memberikan doorprize bagi mereka yang beruntung selama kegiatan berlangsung. Pemenang doorprize ditentukan berdasarkan daftar nama peserta yang hadir.
"Saya merasa sangat beruntung mendapatkan doorprize ini, dan tentu saja ilmu yang saya dapatkan akan saya terapkan di rumah," kata Reni, salah satu dari lima peserta yang beruntung.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi warga Kelurahan Kurao Pagang untuk memanfaatkan bahan-bahan herbal lokal dalam menjaga kesehatan keluarga.
Dosen STIFARM Padang lainnya dalam tim yang terdiri atas Dr. apt. Dwi Dinni Aulia Bakhtra, M. Farm.; Dr. apt. Fitra Fauziah, M.Farm; Dr. apt. Rina Wahyuni, M.Farm ; apt. Muthia Fadhila, M.Farm dan apt. Addina Zafrul, M. Farm; bersama mahasiswa lainnya yakni Dina Moza Gusmita, Restu Anastasia, Lailatul Hadist, Latipa Andespi, Dwi Clarizta dan Anggun Fanessa Ramadhani.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan minuman temulawak madu dapat menjadi solusi alami yang mudah diterapkan untuk mengatasi masalah nafsu makan dalam keluarga, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (*)
Editor : Hendra Efison