Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Universitas Alifah Padang Wisuda 63 Lulusan, Siap Perkuat Tenaga Kesehatan

Heri Sugiarto • Rabu, 29 April 2026 | 13:47 WIB
Prosesi Wisuda Periode I Tahun 2026 Universitas Alifah Padang yang meluluskan 63 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Informasi.(Foto: IST)
Prosesi Wisuda Periode I Tahun 2026 Universitas Alifah Padang yang meluluskan 63 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Informasi.(Foto: IST)

PADEK.JAWAPOS.COM-Universitas Alifah Padang resmi mewisuda 63 lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Informasi pada Wisuda Periode I Tahun 2026, Senin (27/4/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan menandai kesiapan para lulusan menghadapi persaingan dunia kerja, terutama di sektor kesehatan yang terus berkembang.

Rektor Universitas Alifah Padang, Fanny Ayudia, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kompetensi, integritas, dan kemampuan adaptasi di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan layanan kesehatan.

“Wisuda ini adalah titik awal. Lulusan harus mampu menjadi tenaga profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika dan keterampilan kerja,” ujar Fanny dalam sambutannya.

Dari total 63 wisudawan, sebanyak 19 lulusan berasal dari Program Profesi Ners, 6 dari Profesi Bidan, 35 dari Sarjana Kebidanan, dan 3 dari Sarjana Kesehatan Masyarakat. Menurut Fanny, proses pembelajaran di kampus telah menerapkan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) untuk memastikan lulusan menguasai teori sekaligus praktik.

Mahasiswa ditempa melalui berbagai lahan praktik, antara lain RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Prof. H.B. Sa’anin, RSUD Dr. Rasidin Padang, RSI Ibnu Sina, RSJ Grogol, RS Tentara Reksodiwiryo, puskesmas, dinas kesehatan, panti sosial, hingga sejumlah perusahaan nasional.

“Pengalaman praktik ini penting agar lulusan siap menghadapi kebutuhan nyata di lapangan,” tegas Fanny.

Universitas Alifah juga mencatat capaian positif pada Uji Kompetensi Nasional (UKOM). Tingkat kelulusan mencapai 90 persen untuk Profesi Bidan dan 80 persen untuk Profesi Ners, menjadi indikator kualitas akademik yang terus ditingkatkan.

Ketua Yayasan Pendidikan Alifah Padang, Fatmi Arma, menyampaikan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar lulusan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Tidak cukup hanya ijazah. Lulusan harus punya kompetensi tambahan seperti kemampuan komunikasi, keterampilan teknis, dan standar profesional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa kampus terus memperluas kerja sama internasional, termasuk dengan institusi pendidikan di Malaysia, Thailand, dan rencana perluasan ke Korea Selatan. Dalam waktu dekat, kampus akan menerima kunjungan mahasiswa dari University Malaya melalui program student mobility.

Perwakilan LLDIKTI Wilayah X, Putra Heriyadi, menyatakan bahwa wisuda ini mencerminkan keberhasilan proses pembelajaran di kampus. Namun, ia menegaskan tantangan sesungguhnya adalah memastikan lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

“Tantangan ke depan bukan hanya mendapatkan ijazah, tetapi bagaimana lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” katanya. Ia menambahkan bahwa bagi tenaga kesehatan, kompetensi menjadi syarat mutlak karena berhubungan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Selain pencapaian akademik, mahasiswa Universitas Alifah Padang juga meraih prestasi non-akademik. Salah satu mahasiswa Kesehatan Masyarakat dinyatakan lolos seleksi administrasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Wilayah X.

Hingga 2026, jumlah alumni Universitas Alifah Padang mencapai 4.692 orang. Berdasarkan tracer study institusi, sekitar 90 persen alumni telah bekerja sesuai bidang keahlian, mencerminkan serapan kerja yang tinggi di sektor kesehatan.

Pada wisuda kali ini, Nyimas Rahayu Safitri terpilih sebagai lulusan terbaik Sarjana Kebidanan dengan IPK 3,96 dan predikat pujian. “Alhamdulillah, proses belajar di kampus sangat mendukung. Dosen responsif dan membimbing dengan baik,” ujarnya.

Ia berpesan kepada mahasiswa lain agar tetap semangat dan tidak menyerah dalam menjalani pendidikan. “Yakin dengan kemampuan diri. Semua proses pasti akan membuahkan hasil,” katanya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Wisuda Periode I 2026 #Lulusan tenaga kesehatan #Profesi Ners #Profesi Bidan #Universitas Alifah Padang