Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

MA Negeri 2 Bukittinggi, 144 Wisudawan Tahfiz dan Reward Terbaik Kategori 2-7 Juz

Novitri Selvia • Selasa, 27 Februari 2024 | 10:19 WIB

KOMITMEN TINGGI: Suasana Wisuda Tahfiz ke 3 Tahun 2024, pembukaan secara resmi peringatan Milad Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) MAN 2 Bukittinggi yang ke 62 tahun.(TIM LAMAN GURU)
KOMITMEN TINGGI: Suasana Wisuda Tahfiz ke 3 Tahun 2024, pembukaan secara resmi peringatan Milad Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) MAN 2 Bukittinggi yang ke 62 tahun.(TIM LAMAN GURU)
Program Tahfidz merupakan salah satu unggulan tahfiz Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi yang juga merupakan program dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumbar. Sebagai bagian dari Kementerian Agama, MAN 2 Bukittinggi komitmen mendukung berbagai program pendidikan keagamaan yang dampaknya sangat luar biasa di masyarakat.

Bertempat di Aula MAN 2 Bukittinggi, Kamis (22/2) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mahyudin Mengukuhkan 144 Wisudawan Tahfiz MAN 2 Bukittinggi pada acara Wisuda Tahfiz ke 3 Tahun 2024.

Sekaligus pembukaan secara resmi peringatan Milad Pendidikan Agama Negeri (PGAN) MAN 2 Bukittinggi yang ke 62 tahun, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi dan Kepamad Amril J.

Turut hadir Wali Kota Bukittinggi diwakili oleh Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, SE, Jajaran Kankemenag Kota Bukittinggi, Kepala Madrasah se- Kota Bukittinggi, kepala KUA se-Kota Bukittinggi, para sesepuh pensiunan, dan pengurus Alumni PGAN MAN 2 Bukittinggi serta orangtua siswa para wisudawan tahfiz.

Mengawali sambutannya Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatra Barat, H. Mahyudin menyampaikan ucapan selamat kepada 144 wisudawan tahfiz MAN 2 Bukittinggi dan apresiasi kepada MAN 2 Bukittinggi, yang terus komitmen menjalankan program tahfiz di madrasah.

“Mudah-mudahan kegiatan wisuda tahfiz ini selalu diberkahi Allah SWT yang juga kegiatan ini bertepatan dengan momen istimewa MAN 2 Bukittinggi dalam peringatan Milad ke 62 tahun PGAN MAN 2 Bukittinggi. Kami komitmen tetap mendukung berbagai program madrasah di tengah kesibukan, dalam menghadiri berbagai kegiatan,” ujar H. Mahyudin.

Kakanwil mengungkapkan, wisuda tahfiz merupakan momen penting yang harus didukung, terutama bagi orangtua. Di tengah tantangan kehidupan semakin kompleks, banyak sekali kasus- kasus yang melibatkan para remaja.

Seperti penyalahgunaan narkoba, tantangan kedepan bahwa generasi muda sangat mudah diracuni dan dipengaruhi dari berbagai sumber. Saat anak- anak menjadi candu, maka apapun dilakukan untuk membeli barang haram tersebut.

Begitu juga dengan pengaruh lainnya, seperti penyakit masyarakat dan miras. Agar anak-anak tidak terjerumus, mendekatkan dengan ajaran agama, penghafal Alquran akan menguat iman, selalu melakukan hal positif agar berhasil untuk masa depannya.

“Sudah melakukan wisuda tahfidz untuk 144 siswanya, terus lanjutkan hafalan-hafalannya, Bapak ibu wali murid terus kontrol hafalan anak-anak, agar kelak tercipta generasi berakhlakul karimah” pesannya.

“Selain itu, mengapresiasi dan mengucapkan selamat ulang tahun ke 62 bagi PGAN MAN 2 Padang. Keberhasilan madrasah ini tidak hanya berhasil karena kepala dan gurunya, tapi juga harus bekerjasama dengan pemerintah kota Bukittinggi, wali murid, masyarakat dan stakeholder. Apabila kerja sama tersebut telah terbina kami yakin MAN 2 Bukittinggi lebih maju lagi ke depannya. Kolaborasi untuk kemajuan madrasah penting ditingkatkan, baik dengan peran alumni, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan berbagai pihak,” jelas Kakanwil.

Selain pengukuhan wisudawan tahfiz, kegiatan ini juga dirangkai dalam bentuk penyerahan tabanas kepada 6 orang wisudawan terbaik dari kategori 7 juz, 6,5,4,3 hingga 2 juz. Di sisi lain, Kankemenag Kota Bukittinggi H. Eri Iswandi  juga berpesan kepada wisudawan agar terus meningkatkan hafalannya, sehingga tidak berhenti sampai di sini.

Kedepannya agar standar tahfiz di Bukittinggi mengacu kepada standar tahfiz internasional dan juga akan ada program tahfiz hadits. Seperti untuk masuk perguruan tinggi maka dari segi tahsin harus sesuai standar internasional. “Ke depannya kita berharap akan ada siswa kita yang menjadi imam atau mahasiswa terbaik di Timur Tengah,” pintanya.

“Jangan sampai fenomena berhenti belajar dan mengafal Al-Quran karena telah wisuda. Padahal menghafal Al-Quran itu dapat meningkatkan derajat kita. Menghafal Al-Quran dapat meningkatkan derajat dan menjadi kebanggaan dari orangtua masing-masing,” ungkapnya.

Amri J, Kepala MAN 2 Bukittinggi dalam laporan menyampaikan bahwa wisuda merupakan program rutin madrasah yang dilaksanakan setiap tahun. Tasyakuran Tahfiz Qur’an sebagai bentuk apresiasi terhadap para siswa yang memiliki semangat dalam menghafal Al-Quran sekaligus sebagai motivasi bagi siswa lain untuk lebih giat dalam melakukan hafalan.

“Tahfiz merupakan salah satu program unggulan MAN 2 Bukittinggi yang sudah diintegrasikan dalam kurikulum di madrasah ini. Sehingga siswa juga diberikan jam pelaksanaan tahfiz dua kali seminggu di kelas, dan Muraja’ah di luar jam tatap muka, utuk meningkatkan hafalan siswa, disediakan tiga asrama bagi siswa yang memiliki hafalan Alquran. Harapannya tahun depan lebih banyak lagi siswa yang mengikuti wisuda tahfidz,” katanya. (tim laman guru)

Editor : Novitri Selvia
#MA Negeri 2 Bukittinggi #Reward Terbaik Kategori 2 sampai 7 Juz #Wisudawan Tahfiz