Penulis : Difi Deofsila, S.Pd., Gr - Guru PJOK SDN 45 Bungo Pasang
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) kembali di gelar di tahun 2026, dimana dalam kompetisi ini melibatkan 5 (lima) cabang olahraga, diantaranya Pencak Silat, Atletik, Senam, Bulutangkis, dan Renang, Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya menyajikan 3 (tiga) cabang olahraga, (Karate, Pencak silat dan senam) renang, bulutangkis dan Atletik dihapuskan pada O2SN 2025 tahun lalu. Hal ini tentu membuat lesu atlet dimana cabang olahraga yang dinantikan ternyata di hapuskan karena efisiensi anggaran pada 2025 lalu, namun demikian SDN 45 Bungo Pasang mempunyai atlet renang putri (Hooriya Fetrina) yang mana telah di persiapkan sejak 2024.
Rasa kecewa tentu ada, namun berlatih adalah pilar utama dalam menggapai prestasi, berusaha dan berdo’a serta dukungan Guru dan Orang tua menjadi motivasi semangat juang hingga saat ini, hal ini terbukti dengan ia melampiaskan kekecewaannya pada tahun lalu dengan terus berlatih dan mengikuti berbagai ajang, seperti Kejurda di UNP dan Kapolresta Cup di Payakumbuh 2025 tahun lalu, pada 02SN 2026 Cabang olahraga renang kembali masuk dalam daftar yang akan di pertandingkan, hal ini menjadi kabar gembira dan momen yang sangat di nanti-nanti, Hooriya Fetrina siswi tengah duduk dibangku kelas V SDN 45 Bungo Pasang.
Pada kesempatan kali ini ia tidak ingin melewatkan peluang yang ada di depan mata karena ini adalah momen terakhir yang ia punya pada tingkat Sekolah Dasar, tahap awal Hooriya Fetrina mengikuti seleksi di sekolah, hingga seleksi tingkat Kecamatan, dalam kegiatan seleksi tingkat kecamatan, Hooriya yang akrab di sapa Ayii ini mempunyai catatan waktu renang yang cepat, terutama direnang gaya bebas (00.35.85).
Namun demikian dalam seleksi tingkat kecamatan yang akan masuk ke babak selanjutnya hanya 4 orang (2Pa dan 2Pi). Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Ayii untuk lolos ke tingkat kota, seleksi yang diadakan pada Senin, 4 Mei 2026 di kolam renang ABG menyajikan pertandingan yang sangat sengit dimana 14 orang perenang putri ikut andil dalam seleksi cabor renang di kecamatan Kototangah.
Dalam seleksi kecamatan dipertandingkan dengan empat gaya renang 50M (Gaya bebas, dada, punggung dan kupu-kupu) namun demikian Ayii berhasil lolos ke babak selanjutnya, ini merupakan hal di luar dugaan dengan hasil cukup baik yang diperoleh Ayii, ia mampu finish di posisi kedua hingga menjadi runner-up pada seleksi ini dan mendapatkan medali perak.
Pada tanggal 17 Mei 2026 bertepatan pada hari Minggu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang menggelar Upacara pembukaan O2SN dengan ratusan atlet dari berbagai kecamatan, official, Guru dan Guru Pendamping turut hadir mengikuti Upacara pembukaan tersebut, upacara yang berlangsung hikmat ini di lanjutkan dengan technical meeting bagi masing – masing cabor, dan cabor renang SD dan SMP diadakan pada tanggal 19-20 Mei 2026 di kolam teratai kawasan GOR Haji Agus Salim Padang.
Dalam pentas tingkat kota ini Ayii berlaga di dua nomor, yaitu 50M gaya dada dan 50M gaya bebas sekaligus mewakili kecamatan Kototangah, ia tampil dengan rasa percaya diri dan dimotivasi pelatih, orang tua dan Guru PJOK menjadi suatu dorongan kuat bagi Ayii untuk tampil di lintasan, Ayii yang berada di lintasan 5 pada renang gaya dada, tampil apik di awal, berlaga melawan perenang putri lainnya, Ayii tampil percaya diri, sejak start Ayii masih memimpin di urutan pertama hingga 49 meter, namun pada tahap finish berhasil menduduki peringkat ke dua dengan catatan waktu (00.44.75) dengan hasil ini Ayii berhasil mendapatkan medali Perak pada 50M gaya bebas renang putri tingkat Kota Padang.
Pada pertandingan berikutnya Ayii tampil pada seri 4 di 50M gaya bebas, ia kembali berjuang di lintasan pada seri 4 ini, dimana pada hasil ini Ayii berhasil finish di urutan ketiga dan mendapatkan medali perunggu di 50M gaya bebas putri tingkat Kota Padang. Hal ini merupakan coretan prestasi baru bagi Ayii dan Sekolahnya (SDN 45 Bungo Pasang) di mana atlet SDN 45 Bungo Pasang berhasil lolos ke tingkat Kota dan berhasil mendapatkan 3 Medali (satu di tingkat kecamatan dan dua medali pada tingkat Kota).
Perjuangan selama dua tahun belakangan ini membuahkan hasil, dimana Ayii datang sebagai pemula dan sekarang manjadi juara, yang pastinnya membuat bangga kedua orang tua (Nofriadi dan Dr. Christina Khaidir, M.Pd.), semoga prestasi yang telah diraih Ayii pada kesempatan kali ini terus berlanjut ke jenjang SMP nantinya, dan SDN 45 Bungo Pasang akan terus berupaya menciptakan atlet-atlet yang berpretasi mengikuti jejak Hooriya (Ayii) Ujar Zulkifli, S,PdI, M.Pd. selaku Kepala SDN 45 Bungo Pasang. (*)
Editor : Adriyanto Syafril