Penulis : Aulia Cahaya Sandi - Ketua OSIS UPTD SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh
Sebagai Ketua OSIS UPTD SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh, ada rasa haru dan bangga tersendiri ketika menuliskan catatan ini. Tahun ini, saya benar-benar merasakan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berjalan jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dulu MPLS terasa lebih formal dan kaku, tahun ini suasananya begitu hangat, penuh keceriaan, dan sarat makna bagi adik-adik kelas VII yang baru bergabung dengan keluarga besar sekolah kita.
Kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan mulai Senin, 13 Juli hingga Sabtu, 18 Juli 2026. Sejak hari pertama, saya bersama teman-teman pengurus OSIS sudah dipercaya untuk memimpin upacara bendera pembuka. Ada kebanggaan tersendiri saat melihat wajah-wajah baru berbaris rapi, mendengarkan Kepala Sekolah memperkenalkan para guru, mata pelajaran yang diampu, staf sekolah, hingga peraturan yang berlaku. Saya sadar, momen inilah yang menjadi pijakan awal bagi mereka untuk mulai mencintai sekolah ini.
Hari kedua tak kalah berkesan. Pagi itu kami memandu senam bersama, lalu adik-adik mengikuti pemberian materi dari para guru di kelas masing-masing. Selepas istirahat dan salat Zuhur, kami dari OSIS kembali mendampingi mereka, salah satunya melalui kegiatan mengumpulkan tanda tangan sebanyak-banyaknya. Sederhana memang, tapi justru dari situlah saya melihat mereka mulai saling menyapa, saling mengenal, dan mulai berani membuka diri satu sama lain.
Memasuki hari ketiga, semangat semakin terasa saat seluruh siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat. Kehadiran tim dokter dari puskesmas yang memberikan penyuluhan kesehatan sekaligus pemeriksaan darah juga menjadi pengalaman baru yang berharga bagi adik-adik kelas VII. Sore harinya, mereka berkeliling lingkungan sekolah, menunaikan salat, dan berlatih yel-yel kelompok. Riuh suara yel-yel yang mulai terdengar dari sudut-sudut sekolah membuat saya yakin, MPLS tahun ini akan menjadi momen yang tak terlupakan.
Hari keempat, giliran pihak kepolisian yang hadir memberikan materi. Mulai dari baris-berbaris (PBB), keselamatan berkendara, aturan lalu lintas, hingga bahaya bullying dan bahaya merokok. Materi ini penting sekali, karena bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga bekal untuk menjaga diri dan masa depan mereka kelak.
Namun, puncak yang paling saya nantikan justru datang di hari kelima. Seluruh siswa dari kelas VII hingga kelas IX, bersama seluruh majelis guru, mengikuti kegiatan hiking bersama. Suasana penuh tawa, semangat, dan kebersamaan begitu terasa saat setiap gugus menampilkan yel-yel andalan mereka, dilanjutkan dengan unjuk bakat, hingga makan bersama sebelum akhirnya kami kembali ke sekolah. Di titik inilah saya benar-benar merasakan, MPLS tahun ini bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, melainkan momen yang mempererat kekeluargaan antarwarga sekolah.
Rangkaian MPLS resmi ditutup pada Sabtu, 18 Juli 2026, dengan acara yang begitu meriah. Terpilihnya King and Queen MPLS menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Kepala Sekolah turut memberikan sambutan penutupan yang menyentuh, mengiringi penampilan yel-yel, musik tradisional, tari rampak salyo, hingga unjuk bakat siswa melalui solo song, pidato, dan pembacaan puisi. Berbagai penghargaan pun diumumkan, mulai dari King and Queen MPLS, siswa pengumpul tanda tangan terbanyak, kakak pendamping terbaik, hingga siswa terdisiplin.
Sebagai Ketua OSIS, saya ingin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya MPLS tahun ini dengan penuh semangat dan kebersamaan. Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal bagi adik-adik kelas VII untuk terus belajar, berkarya, dan mencintai UPTD SMPN 1 Kec. Gunuang Omeh sebagai rumah kedua mereka. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, MPLS tahun ajaran 2026/2027 pun resmi selesai dilaksanakan, meninggalkan kenangan yang insyaallah akan terus dikenang. (*)
Editor : Adriyanto Syafril