Kondisi jalan ini menjadi keluhan masyarakat mulai di Nagari Sungai Kamuyang, Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Nagari Bukik Sikumpa, Labuah Gunuang, Batupayuang, Tanjuang Gadang hingga Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, sebab memang kondisi jalan, bergelombang, berkerut dan berlobang.
“Kita bersyukur, semoga memang akan segera direalisasikan pembangunan jalannya. Kita berharap jalan dibangun dengan kualitas yang sesuai dengan beban kendaraan yang akan melewatinya. Sehingga jalan tidak mudah rusak seperti sebelum-sebelumnya,” kata Arsil salah seorang warga di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Senin (18/3).
Terpisah, salah seorang tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Sastri Andiko Datuak Putiah mengatakan, sudah lama masyarakat membutuhkan dan berharap jalan Payakumbuh-Lintau, namun sangat lambat sekali perhatiannya.
“Masyarakat sangat berharap itu terealisasi, tapi jangan hanya janji manis pemprov karena sudah mau masuk tahapan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub). Jalan ini merupakan urat nadi ekonomi masyarakat dan kondisinya sudah rusak berat, namun sepertinya pemerintah provinsi dan DPRD Provinsi Sumbar tutup mata,” kata Sastri Andiko Datuak Putiah.
Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota ini menambahkan, kini sudah hampir masuk tahapan Pilgub seakan dibangun kan sakit masyarakat di Limapuluh kota. “Kami butuh realisasi bukan janji , kami sudah capek dengan pahlawan kesiangan. Kami bosan dengan cari muka para politisi dan para pejabat terhadap masyarakat,”tegas Sastri Andiko.
Jika memang jalan rusak akan segera dibangun, Sastri Andiko mengatakan, jangan nanti akan muncul pahlawan pahlawan kesiangan yang sok berjasa dan sol telah berjuang. “Nanti muncul sejumlah pihak yang mengaku berjasa dan telah berjuang, seakan bermain di atas harapan pembangunan yang sejatinya menjadi hak masyarakat,” sindir Sastri Andiko.
Sebelumnya, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo usai menemui Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, telah dianggarkan Rp 98 miliar untuk perbaikan jalan Payakumbuh-Sitangkai atau Jalan Payakumbuh-Lintau.
“Alhamdulillah, pak gubernur menyampaikan di tahun 2024, perbaikan jalan di Luak dan Lareh Sago Halaban yang ada di ruas Payakumbuh-Sitangkai akan dilaksanakan melalui dana Instruksi Presiden senilai Rp 98 miliar,” ungkap Bupati. (fdl)
Editor : Novitri Selvia