Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah tinggal hangus terbakar tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Fiddia Fala, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 01.30 WIB.
Petugas pemadam segera bergerak dari posko terdekat dan tiba di lokasi pada pukul 01.41 WIB atau tujuh menit setelah keberangkatan.
“Unit berangkat pukul 01.34 WIB dan tiba di TKP pukul 01.41 WIB,” ujar Fiddia Fala, Rabu (24/12/2025).
Api pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang melihat kobaran besar dari salah satu bangunan, kemudian melaporkannya ke Posko Damkar Pangkalan.
Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan 10 personel dengan dukungan warga sekitar untuk memadamkan api.
Sebanyak dua unit armada pemadam dari Posko Pangkalan dan Posko Kapur IX dikerahkan guna mencegah api merambat ke kawasan pertokoan dan warung di Pasar Pangkalan.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam hingga situasi dinyatakan terkendali pada pukul 03.07 WIB.
Kebakaran menghanguskan area seluas sekitar 250 meter persegi. Salah satu pemilik bangunan tercatat bernama Vrandika Syafria (28), seorang wiraswasta.
“Korban jiwa dan luka-luka nihil. Untuk kerugian material masih dalam pendataan,” kata Fiddia Fala.
Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.(CC1)
Editor : Hendra Efison