Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah operasi penyelamatan yang berlangsung hingga Selasa pagi (17/2).
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan laporan kejadian diterima dari Hardianto pada pukul 23.55 WIB.
Para korban diketahui berangkat ke lokasi wisata sekitar pukul 14.00 WIB sebelum hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada sore hari.
Baca Juga: Hari Terakhir Libur Nasional, Jalur Payakumbuh–Bukittinggi Terpantau Sepi Siang Ini
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit sungai meningkat secara tiba-tiba sehingga para wisatawan terjebak di sekitar aliran sungai dan tidak dapat kembali ke jalur aman.
Mereka kemudian membutuhkan bantuan evakuasi karena kondisi medan yang licin dan arus air yang terus bertambah.
Tim Rescue Pos SAR Limapuluh Kota langsung diberangkatkan setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pada pukul 03.30 WIB.
Dalam kondisi penerangan terbatas serta jalur yang licin akibat hujan, tim melakukan proses evakuasi secara bertahap terhadap seluruh korban.
Baca Juga: 8 Remaja Terjebak Luapan Air di Sungaibangek Padang Dievakuasi Selamat, SAR Turun Sejak Sore
“Pukul 08.00 WIB seluruh korban berhasil dievakuasi ke lokasi aman di perumahan warga dalam keadaan selamat,” ujar Abdul Malik pada Selasa (17/2).
Setelah proses evakuasi selesai, seluruh korban dipastikan berada dalam kondisi aman tanpa laporan korban jiwa.
Kesembilan wisatawan tersebut yakni Rahma (19), Rahda (20), dan Putri (19) warga Biaro Baso; Aulia (20) warga Pekanbaru; Irul (30), Noval (22), Angga (19), dan Agung (22) warga Lipek Kain; serta Farel (25) warga Mungka.
Mereka terjebak di kawasan air terjun akibat peningkatan debit air yang terjadi dalam waktu relatif singkat setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.
Baca Juga: Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Liku Ditemukan Meninggal, SAR Tutup Operasi Pencarian
Operasi SAR melibatkan unsur Pos SAR 50 Kota, BPBD Limapuluh Kota, RAPI, potensi SAR, perangkat nagari, serta masyarakat setempat yang membantu proses pencarian dan evakuasi di lapangan.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
Pihak SAR mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum berwisata ke kawasan air terjun maupun sungai, karena peningkatan debit air secara mendadak berpotensi menimbulkan situasi berbahaya bagi pengunjung.(*)
Editor : Hendra Efison