Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BNPB Mulai Bangun Huntap di Limapuluh Kota, 47 Rumah Rusak Berat Segera Diganti

Syamsu Ridwan • Jumat, 17 April 2026 | 08:14 WIB

 

BNPB mulai bangun huntap di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Limapuluh Kota, 47 rumah rusak berat segera diganti melalui program hunian mandiri pascabencana.
BNPB mulai bangun huntap di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Limapuluh Kota, 47 rumah rusak berat segera diganti melalui program hunian mandiri pascabencana.

GUNUANG OMEHPemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota resmi memulai pembangunan rumah contoh hunian tetap (huntap) mandiri di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan sebagai tanda dimulainya program pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Utama BNPB, Rustian, Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, perwakilan PT Semen Padang, pihak perbankan, serta masyarakat setempat.

Rustian menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung kebutuhan daerah dalam penanganan pascabencana, termasuk melalui penyediaan hunian tetap bagi warga terdampak.

Baca Juga: Australia Tertarik Impor Pupuk Indonesia, Wamentan Sudaryono Pastikan Kebutuhan Domestik Utama

Ia menyebut pembangunan huntap dilakukan menggunakan sepablock dari PT Semen Padang sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas bangunan tetap memenuhi standar kelayakan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya percepatan penyampaian laporan teknis oleh pemerintah daerah agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran sesuai ketentuan.

Menurutnya, konsep huntap mandiri merupakan model pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang telah dirancang aman dan layak huni sebagai solusi jangka panjang.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak dalam percepatan pemulihan pascabencana di daerahnya.

Baca Juga: Tetap Murah di Tengah Lonjakan Harga: Nasi Rp10 Ribu dan Lauk Rp5 Ribu Laris Manis

Ia menegaskan bahwa koordinasi yang solid dan semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan program tersebut sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Safni berharap program huntap mandiri dapat segera terealisasi secara menyeluruh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, terutama dalam penyediaan hunian yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Zaimar Hakim, melaporkan bahwa sebanyak 47 unit rumah dengan kategori rusak berat akan dibangun kembali melalui program tersebut.

Rinciannya meliputi 34 unit di Kecamatan Bukit Barisan, 12 unit di Kecamatan Gunuang Omeh, dan satu unit di Kecamatan Suliki yang menjadi prioritas penanganan.

Baca Juga: Rusak Diterjang Galodo, Bendungan UNAND Limau Manis Tetap Ramai Dikunjungi Warga

Rumah contoh huntap mandiri tersebut dibangun di atas lahan milik warga terdampak, Epi Diar (53), yang dihuni oleh enam anggota keluarga.

Pembangunan didukung melalui anggaran BNPB dengan melibatkan PT Semen Padang sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Limapuluh Kota, sekaligus memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman.(*)

Editor : Hendra Efison
#BNPB huntap Limapuluh Kota #pascabencana galodo #huntap sepablock