PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi membuka pendaftaran Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.
Kegiatan tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima tersebut menjadi wadah bagi pelajar di Kota Padang untuk mengembangkan kreativitas, menunjukkan potensi diri, sekaligus menyuarakan aspirasi dan hak-hak anak dalam pembangunan daerah.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, mengatakan pelaksanaan pemilihan tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu terobosan yang menjadi fokus utama adalah penerapan prinsip inklusivitas yang lebih kuat dengan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Menurut Ade, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi hak-hak anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Salah satu hak yang menjadi perhatian adalah kesempatan bagi anak untuk berkreativitas, berinovasi, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta pengembangan kepemimpinan anak sejak dini.
“Dasar utama kegiatan ini adalah pemenuhan 31 hak anak yang tercantum dalam undang-undang, salah satunya hak untuk berkreativitas dan berinovasi. Melalui event ini, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi agen perubahan,” ujar Ade, Selasa (2/6).
Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam berbagai isu yang berkaitan dengan dunia anak.
“Kita ingin anak-anak di Kota Padang mempunyai akses strategis untuk bersuara dan berinovasi dalam pembangunan. Mereka adalah agen perubahan untuk pemenuhan hak-hak anak lainnya,” katanya.
Melalui ajang ini, para peserta diharapkan mampu menjadi representasi suara anak-anak Kota Padang sekaligus menjadi pelopor dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang juga menjadi salah satu bentuk komitmen Pemko Padang dalam mewujudkan kota yang ramah anak, dengan memberikan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Dengan dibukanya pendaftaran, pelajar dari berbagai sekolah di Kota Padang kini memiliki kesempatan untuk berkompetisi, menunjukkan kemampuan terbaiknya, serta berkontribusi dalam mendorong pemenuhan hak-hak anak dan pembangunan yang lebih inklusif di Kota Padang. (rel)
Editor : Adriyanto Syafril