Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Realisasi Investasi 2023 Lampaui Target, Nevi: Harus Berdampak ke Ekonomi Lokal

Heri Sugiarto • Minggu, 7 April 2024 | 16:51 WIB
Nevi Zuairina rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM. (Foto: Tim NZ)
Nevi Zuairina rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM. (Foto: Tim NZ)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Nevi Zuairina sebagai Anggota DPR RI FPKS,l mengapresiasi capaian realisasi investasi tahun 2023 yang melampaui target. Total realisasi mencapai Rp1.418,9 triliun atau 101,3 persen dari target yang ditetapkan.

"Keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia. Ini hasil kerja keras semua pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, serta para stakeholder terkait," kata Nevi.

Data BKPM menunjukkan realisasi investasi 2023 terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp744,0 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp674,9 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan kuantitas dan kualitas investasi di Indonesia.

Target Ambisius 2024

Nevi Zuairina juga menyinggung target ambisius tahun 2024 yang mencapai Rp1.650 triliun. Target ini didukung oleh alokasi anggaran stabil dan kebijakan kondusif untuk investasi, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus, Batam, Bintan, Karimun, dan megaproyek Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

"Kita berharap IKN menarik minat investor tanpa membebani APBN," ujar Nevi Zuairina.

"Strategi tepat diharapkan dapat membiayai IKN dengan investor, mengurangi beban APBN, dan mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan," ingatnya.

Nevi juga menekankan pentingnya kebijakan penataan investasi asing yang membawa modal, transfer teknologi, penggunaan bahan baku lokal, dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Hal ini untuk menghindari dampak negatif seperti di Morowali.

"Penting memastikan investasi memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, khususnya pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja," tambahnya.

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pada kesempatan sama, Nevi mengapresiasi upaya BKPM mengendalikan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penyerapan tenaga kerja lokal. Hal ini vital untuk memastikan setiap proyek investasi memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Indonesia.

"Diperlukan komitmen bersama antara pemerintah dan DPR RI untuk memastikan investasi di Indonesia tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga kualitas dan dampak positifnya bagi masyarakat luas," kata Nevi Zuairina.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#komisi vi #dpr ri #Menteri Investasi dan kepala BKPM #realisasi investasi 2023 #nevi zuairina