Penutupan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kelancaran dan percepatan perbaikan jalan yang sedang dilakukan.
Sosialisasi terkait penutupan jalan ini dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar melalui berbagai saluran komunikasi, seperti media sosial dan pemasangan spanduk informatif.
Salah satunya, spanduk besar yang dipasang di jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang Desa Sungai Pinang, dekat pintu tol Sungai Pinang.
Di lokasi tersebut, terpampang spanduk bertuliskan, "Jalan ditutup di KM 106 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar. Agar seluruh kendaraan roda empat atau lebih melewati jalan alternatif. Alternatif jalan Sumbar-Riau-Kiliran Jao-Lipatkain. Riau-Sumbar Lipatkain-Kiliran Jao. Tidak ada parkir kendaraan di jalan agar kendaraan bisa putar balik."
Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari menegaskan bahwa informasi penutupan jalan ini sengaja dipasang di lokasi-lokasi strategis untuk memudahkan pengendara mendapatkan informasi.
"Kepada warga yang ingin bepergian baik dari arah Riau-Sumbar untuk lewat jalan alternatif saja," imbaunya.
Terkait kapan jalan ini akan dibuka kembali, AKP Vino Lestari, mengatakan bahwa kewenangan membuka jalan kembali adalah milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). "Yang jelas, para pekerja terus menggesa perbaikan jalan fungsional di jalan ini," ujarnya.
Selain memastikan kelancaran sosialisasi, Satlantas Polres Kampar juga turut membantu warga yang memiliki kebutuhan mendesak.
Pada Kamis, 5 Desember 2024 lalu, personel Satlantas membantu warga dari Sumbar yang sedang sakit dan memerlukan pengobatan di Riau.
"Personel Satlantas Polres Kampar membantu warga yang sakit melintasi jalan lintas Riau-Sumbar Km 106-107 Desa Tanjung Alai menggunakan mobil Patwal dari arah Sumbar menuju Riau," ujar Vino Lestari.
Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Yohanes Tulak Todingrara, melalui PPK 1.4 BPJN Riau, Afdirman Jufri kepada Riau Pos, mengimbau masyarakat yang hendak bepergian antara Riau dan Sumatera Barat untuk menggunakan jalur alternatif.
Sementara itu, pengendara sepeda motor masih dapat melintas menggunakan jembatan bailey yang tersedia di KM 106/107.
“Kami menargetkan pembuatan trase baru ini dapat selesai sebelum Natal dan Tahun Baru (Nataru),” pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (4/12/2024), menyampaikan seluruh jalan nasional fungsional jelang libur natal dan tahun baru.
"Kami memastikan seluruh jalan nasional fungsional tidak ada lubang, rambu dan marka terpasang lengkap serta memastikan tidak ada kegiatan perbaikan jalan, baik jalan tol maupun non tol selambat-lambatnya pada H-10 atau 15 Desember 2024," kata Menteri Dody.(*)
Editor : Heri Sugiarto