Prakirawan BMKG Selly Brilian Nur Handayani mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran.
Peringatan Dini Gelombang Tinggi
BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk beberapa wilayah perairan:
- Perairan Utara Pulau Siberut: Gelombang setinggi 1,70 meter diperkirakan terjadi.
- Perairan Bengkulu - Enggano: Gelombang diprediksi mencapai 2,00 meter.
- Samudera Hindia Barat Bengkulu: Gelombang tinggi hingga 2,60 meter berpotensi terjadi.
- Angin Kencang: Kecepatan angin lebih dari 20 knot terdeteksi di perairan Bengkulu - Enggano dan Samudera Hindia barat Mentawai - Bengkulu.
Kondisi Cuaca dan Gelombang
Secara umum, cuaca di wilayah tersebut diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin.
Angin dominan bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan 1-24 knot.
- Gelombang rendah hingga sedang (0,20–1,25 meter) terpantau di perairan barat Sumatera Barat dan perairan timur Kepulauan Mentawai.
- Gelombang tinggi (1,50–2,30 meter) diprediksi di Samudera Hindia barat Mentawai.
Prakiraan Pasang Surut Teluk Bayur
Prediksi pasang surut berdasarkan data PUSHIDROS TNI AL menunjukkan:
- Pasang: 0,8 meter pada 26 Desember pukul 02.00 WIB.
- Surut: 0,5 meter pada 26 Desember pukul 06.00 WIB.
Imbauan Keselamatan Pelayaran
BMKG memperingatkan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi:
- Perahu Nelayan: Waspada jika gelombang lebih dari 1,25 meter.
- Kapal Tongkang: Waspada gelombang lebih dari 1,50 meter.
- Kapal Ferry: Waspada gelombang lebih dari 2,50 meter.
- Kapal Kargo/Pesiar: Waspada gelombang lebih dari 4,00 meter.
BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau masyarakat dan pelaku pelayaran untuk terus memantau informasi cuaca terkini, menjaga kewaspadaan, dan berhati-hati selama beraktivitas di laut.(*)
Editor : Heri Sugiarto