Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Pengguna Mobil Listrik

Hendra Efison • Rabu, 25 Desember 2024 | 13:03 WIB

Dirut PLN Darmawan Prasodjo memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik menghadapi masa mudik serta libur Nataru kepada Wakil Menteri BUMN Aminuddin Maruf.
Dirut PLN Darmawan Prasodjo memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik menghadapi masa mudik serta libur Nataru kepada Wakil Menteri BUMN Aminuddin Maruf.
PADEK.JAWAPOS.COM –Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT PLN (Persero) memastikan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang Tol Trans Jawa dan Sumatra siap melayani masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kesiapan ini ditekankan setelah Wakil Menteri BUMN sekaligus Komisaris PT PLN, Aminuddin Ma’ruf, melakukan kunjungan langsung ke salah satu SPKLU di Rest Area KM 43 A, ruas tol Jakarta-Merak, Banten, Selasa (24/12), bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Aminuddin mengapresiasi langkah PLN dalam menyiapkan infrastruktur SPKLU yang dapat mendukung lonjakan pengguna mobil listrik pada masa mudik Nataru. Menurutnya, peningkatan kapasitas SPKLU yang signifikan sangat diperlukan untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah pengguna kendaraan listrik, yang diprediksi akan meningkat 2,5 hingga 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

"Tadi sudah kita cek, semua kendaraan terlayani tanpa antre, sangat nyaman untuk digunakan oleh teman-teman yang berkendaraan listrik. Kenaikan 2,5 kali lipat pengguna juga direspons dengan meningkatkan kapasitas 8 kali lipat dari tahun kemarin," ungkap Aminuddin.

Sebagai bagian dari upaya memfasilitasi kebutuhan mudik, PLN telah meningkatkan kapasitas jaringan SPKLU di jalur mudik Trans Jawa dan Sumatra. Dari sebelumnya hanya 64 unit, kini ada 500 unit SPKLU yang siap melayani pengendara mobil listrik.

Selain itu, PLN juga menyiapkan lebih dari 3.000 unit SPKLU yang tersebar di 2.096 lokasi di seluruh Indonesia, dengan 6.000 personel yang siap berjaga selama 24 jam nonstop.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa PLN telah memetakan pola konsumsi SPKLU berdasarkan tren penggunaan pada periode Nataru dan Lebaran sebelumnya. Hal ini bertujuan agar pengendara mobil listrik tidak mengalami kendala saat melakukan perjalanan mudik.

“Kami memastikan bahwa masyarakat yang menggunakan mobil listrik untuk mudik tidak akan mengalami kendala kehabisan daya di tengah jalan,” jelas Darmawan.

PLN juga memperkenalkan fitur Trip Planner melalui aplikasi PLN Mobile yang memudahkan pengguna merencanakan perjalanan mereka. Fitur ini akan memberikan informasi mengenai lokasi SPKLU terdekat, jarak tempuh, serta kebutuhan pengisian daya kendaraan sepanjang perjalanan.

"Cukup masukkan tujuan perjalanan dan jenis kendaraan listrik, sistem akan memberi tahu lokasi-lokasi SPKLU terdekat untuk mengisi daya kendaraan," terang Darmawan.

Selain itu, PLN menyediakan layanan hotline khusus untuk membantu pengguna mobil listrik yang membutuhkan bantuan saat mudik atau libur Nataru. Masyarakat dapat menghubungi melalui aplikasi PLN Mobile atau WhatsApp di nomor 087771112123 jika menghadapi masalah di perjalanan.

“Kami berharap pengguna mobil listrik dapat menikmati mudik dengan nyaman, dan jika ada kondisi darurat, cukup tekan tombol bantuan di aplikasi atau hubungi kami,” tutup Darmawan. (*)

Editor : Hendra Efison
#wamen bumn #aminuddin maruf #mobil listrik #spklu #Trip Planner #PLN Mobile #libur nataru 2024 #Komisaris PT PLN