Acara yang mengusung tema "Dari APEKSI Untuk Negeri" ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, dengan simbolis pemukulan alat musik tradisional tambur, Rabu (7/5).
Selain Maigus Nasir, hadir pula sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta 98 Wali Kota/Wakil Wali Kota dari berbagai kota di Indonesia.
Maigus Nasir menyampaikan harapan besar agar Munas VII APEKSI dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Padang.
“Ini adalah kesempatan emas bagi Pemerintah Kota Padang untuk menjalin sinergi dan kerja sama dengan daerah lain. Kita bisa saling belajar dan bertukar informasi untuk mewujudkan pembangunan yang maksimal di berbagai bidang,” ujar Maigus usai acara.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya juga memberikan sambutan yang penuh harapan.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Munas VII APEKSI yang akan berlangsung hingga 10 Mei 2025, dan mengajak seluruh kepala daerah untuk lebih bersinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan era baru.
Bima menekankan pentingnya setiap pemerintah daerah memiliki rancangan yang matang dalam menjalankan program-program pembangunan.
Wali Kota Surabaya yang juga Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Munas ini bukan hanya forum formal, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat jejaring antar kota.
Berbagai kegiatan seperti gala dinner, diskusi strategis, Indonesia City Expo, dan kunjungan lapangan turut mewarnai rangkaian acara ini. Eri berharap,
Munas VII APEKSI menjadi momentum penting dalam merumuskan kebijakan yang responsif terhadap isu-isu strategis perkotaan di Indonesia.
Dengan tema "Dari APEKSI Untuk Negeri", Munas VII APEKSI diharapkan dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat antar pemerintah kota di seluruh Indonesia, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.(*)
Editor : Heri Sugiarto