PADEK.JAWAPOS.COM-PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Teluk Sirih menyalurkan bantuan senilai Rp35 juta kepada Yayasan Minang Bahari untuk mendukung rehabilitasi atau penanaman terumbu karang tahap pertama di sekitar Pulau Toran, yang termasuk dalam Kawasan Konservasi Pulau Pieh, Sumatera Barat.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respons atas proposal masyarakat yang menginginkan pelestarian ekosistem bawah laut, khususnya di area Pulau Toran yang masih memiliki banyak terumbu karang rusak. Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan laut serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga sumber daya alam yang ada.
Manager PLN IP UBP Teluk Sirih, Lufti Nul Hakim, menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan mampu mengurangi dampak buruk lingkungan, melestarikan keragaman hayati, dan memperkuat hubungan baik antara PLN dan masyarakat pesisir.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Sumedang Pesisir Selatan
“Dengan adanya bantuan tersebut, kita berharap ekosistem pantai bisa lebih baik lagi ke depannya, termasuk terumbu karang yang rusak yang menjadi rumah bagi hewan-hewan laut,” ujarnya, saat dihubungi pada Senin (30/6).
Lufti juga menambahkan bahwa terumbu karang yang sehat bukan hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. “Jika terumbunya semakin baik, maka nilai ekonomi masyarakat tentunya akan lebih baik juga nanti,” tutupnya.
Bantuan ini diberikan secara langsung kepada Ketua Yayasan Minang Bahari yang beralamat di Jalan Pekanbaru No. 11, Astratek – Ulak Karang, Padang, sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung program konservasi lingkungan laut di Sumatera Barat.(cr1)
Baca Juga: SD Negeri 45 Bungopasang, Duo Siswi Kembali Naik Podium
Editor : Novitri Selvia