Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kemenag, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Pelantikan turut dihadiri para pejabat eselon I dan II Kemenag, dengan Sekretaris Jenderal Kamaruddin Amin dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno sebagai saksi.
Menag menyampaikan bahwa pelantikan ini bagian dari dinamika organisasi yang harus diterima dengan lapang dada.
"Hari ini adalah sebuah takdir baru buat saudara-saudari. Terimalah apa yang Allah takdirkan. Inilah yang terbaik, insya Allah," ujarnya.
Menurutnya, perputaran tugas dan jabatan adalah hal yang logis dan normal.
"Pelantikan ini bukan sesuatu yang istimewa, melainkan tantangan dan peluang baru," lanjut Nasaruddin.
Dari 45 pejabat yang dilantik, dua di antaranya berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.
Keduanya adalah: Dr. H. Muhamad Nur, MA, yang dilantik menjadi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian.
Kemudian, Dr. H. Masmuni Mahatma, S.Fil, MAg, dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
Selain UIN Imam Bonjol Padang, sejumlah pejabat dari berbagai universitas dan institut keagamaan lain juga dilantik, termasuk rektor baru di beberapa UIN seperti UIN Sunan Kudus, UIN Palangka Raya, dan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon.
Sementara itu, sejumlah posisi strategis lain di Kementerian Agama juga diisi, seperti Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Direktur Pendidikan Katolik, serta beberapa Kepala Kantor Wilayah Kemenag provinsi.
Pelantikan ini bagian dari upaya Kemenag dalam memperkuat tata kelola lembaga pendidikan keagamaan serta meningkatkan profesionalisme dan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.(*)
Editor : Heri Sugiarto