Penghargaan ini diserahkan dalam acara Enterprise Customer Gathering 2025 yang bertema “Green Electricity for Sustainable Industry”.
Keempat perusahaan tersebut dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan menerapkan inovasi berkelanjutan di tanah air.
Di antara penerima penghargaan, terdapat nama besar global seperti PT Nike Indonesia dan H&M.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pelanggan dari sektor industri memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas dan pembangunan nasional.
“Kami akan terus mendukung pelanggan industri menghadapi tantangan, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan,” ujar Darmawan.
Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan dan kategorinya:
- Best Energy Consumption:PT Indocement Tunggal Prakarsa
- Best Energy Growth:PT Krakatau Chandra Energi
- Best Green Energy Consumption:PT Nike Indonesia
- Green Energy As a Service Appreciation:H&M
President Director PT Nike Indonesia, Joseph Warren, mengapresiasi terobosan PLN yang menyediakan layanan Renewable Energy Certificate (REC) sejak tahun 2021. Menurutnya, layanan ini sangat membantu industri padat karya berorientasi ekspor dalam memenuhi target penggunaan energi hijau.
Sejak 2019, PLN telah mengembangkan produk listrik hijau melalui kerja sama dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) yang diinisiasi oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia. Kolaborasi ini menghasilkan dua produk utama:
- Renewable Energy Certificate (REC): Telah dimanfaatkan oleh 7.354 pelanggan.
- Green Energy as A Service (GEAS): Menyediakan pasokan listrik hijau langsung untuk industri.
Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta seperti PLN untuk memastikan transisi energi yang adil dan berkelanjutan.
Dukungan serupa juga datang dari Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir. Ia menyebut PLN memiliki peran sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan listrik yang andal dan bersih.
“Energi terbarukan akan menjadi fokus utama, begitu juga infrastruktur digital. Kami ingin banyak kolaborasi, karena PLN adalah kunci,” kata Pandu.(*)
Editor : Hendra Efison