PADEK.JAWAPOS.COM-AC Milan gagal telak dalam pertandingan lanjutan Liga Champions Gruf F setelah mengalami kekalahan tandang 3-0 dari Paris Saint-Germain (PSG), di Stadion:Parc des Princes, Kamis (26/10/2023) dini hari WIB.
Dalam pertandingan penuh ketegangan ini, Kylian Mbappe, Randal Kolo Muani, dan Kang-in Lee tampil sangat klinis di depan gawang Milan. Mereka membuat Milan ke ujung tanduk dalam upaya mereka untuk lolos ke babak selanjutnya.
Pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi Milan, terutama karena Newcastle United berada di puncak grup.
Milan harus bermain tanpa sejumlah pemain inti seperti Ruben Loftus-Cheek, Noah Okafor, Samuel Chukwueze, dan Ismael Bennacer.
Rade Krunic dan Pierre Kalulu tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah lebih dari sebulan absen karena cedera.
Mike Maignan dan Theo Hernandez kembali ke skuad setelah menjalani masa skorsing melawan Juventus.
Di sisi PSG, mereka harus berhadapan tanpa Marco Asensio, Presnel Kimpembe, dan Nuno Mendes.
Pertandingan tidak berjalan mulus bagi Milan. Hanya beberapa hari setelah dikeluarkan dari lapangan melawan Juventus, Malick Thiaw menerima kartu kuning karena melanggar Randal Kolo Muani.
Meski Milan mencoba mengambil inisiatif dengan serangkaian tendangan sudut dan percobaan dari para pemain seperti Rafael Leao dan Olivier Giroud, mereka gagal menembus pertahanan kokoh PSG.
Mbappe membuka skor dengan tembakan jarak jauh yang melebar dari gawang, tetapi dia segera memperbaiki kesalahan tersebut dengan penyelesaian akurat di dekat tiang gawang, melewati Maignan.
Tim asuhan Luis Enrique hampir menggandakan keunggulan mereka ketika Ousmane Dembele mencetak gol setelah babak kedua dimulai. Namun gol tersebut dianulir setelah VAR menunjukkan adanya pelanggaran.
Milan juga memiliki peluang emas untuk mencetak gol, terutama ketika umpan panjang dari Maignan mencapai Christian Pulisic. Akan tetapi, Pulisic memilih memberikan umpan kepada Giroud daripada mencoba mencetak gol sendiri, dan upayanya membentur kemampuan Donnarumma yang brilian.
PSG memperbesar keunggulan mereka melalui Kolo Muani, yang memanfaatkan tendangan sudut dengan cerdik setelah beberapa kesalahan di lini belakang Milan.
Milan mencoba memberikan respons, tapi upaya mereka tetap sia-sia.
Di menit-menit akhir, PSG menambah gol ketiga mereka melalui Kang-in Lee, yang menerima umpan silang akurat dari Achraf Hakimi dan melakukan tendangan bebas hingga mengunci kemenangan telak 3-0.
Hasil ini menempatkan Milan dalam situasi sulit dalam persaingan Liga Champions. Dengan performa yang mengecewakan ini, Milan harus segera mencari solusi untuk memperbaiki penampilan mereka di kompetisi ini.
PSG kini berada di puncak klasemen dengan enam poin, disusul Newcastle dan Borussia Dortmund dengan empat poin, lalu Milan dengan dua poin.
Ketegangan di Ruang Ganti
Usai mengalami kekalahan telak 3-0 dari PSG semalam, kegelisahan melanda ruang ganti AC Milan. Pelatih Stefano Pioli menilai kaptennya, Davide Calabria, 'salah' karena mengkritik ketidakpercayaan rekan satu timnya.
Calabria, yang masuk sebagai pengganti di babak pertama, merasa kesal dan frustrasi usai pertandingan. "Kami tahu bahwa grup ini akan terus maju hingga akhir. Kita di sini. Setiap hari kami pergi ke Milanello dan bekerja keras agar kami bisa memainkan pertandingan ini. Jika kami ingin terus melaju di Liga Champions dan kami berhasil melakukannya, maka kami harus menyingsingkan lengan baju. Siapa pun yang tidak percaya sebaiknya tinggal di rumah saja," tegasnya saat berbicara dengan Mediaset Infinity.
Namun, Pioli menanggapi kritik Calabria dengan nada yang berbeda. "Dia salah mengatakan itu. Tidak ada seorang pun yang bekerja di Milanello tanpa fokus atau intensitas yang tepat. Itu bisa terjadi di saat-saat panas setelah pertandingan untuk mengatakan hal-hal yang tidak Anda maksudkan. Apa yang kami persiapkan selama seminggu adalah apa yang kami tunjukkan hari ini, hanya saja kami kurang berkualitas di momen-momen tertentu, salah menempatkan beberapa umpan krusial," ungkap Pioli seperti dilansir Football-Italia.
Selain itu, Milan kini berada dalam krisis cedera yang semakin parah. Olivier Giroud dipertahankan di lapangan sepanjang 90 menit karena tak ada opsi serangan lain setelah cedera Noah Okafor dan Samuel Chukwueze.
Luka Jovic juga mengalami masalah otot, menyisakan satu-satunya opsi serangan yakni Chaka Traore, pemain berusia 18 tahun dari tim junior, yang harus dipanggil untuk mengisi angka.
Dalam situasi yang sulit ini, Milan akan diuji lebih lanjut saat mereka bersiap menghadapi Napoli dalam pertandingan selanjutnya.(*)