Pelatih Irak, Graham Arnold, menegaskan timnya tidak akan bermain aman dan siap tampil menyerang demi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Irak Siap Tampil Tanpa Kompromi
Arnold menekankan bahwa fokus utama tim adalah mempersiapkan diri secara maksimal sebelum pertandingan. Ia memastikan para pemain dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi Bolivia.
Menurut Arnold, Irak tidak akan datang dengan pendekatan bertahan. Ia menegaskan timnya akan bermain agresif sejak awal hingga akhir laga, bahkan jika pertandingan harus berlangsung hingga perpanjangan waktu.
Irak berambisi kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak debut pada edisi 1986 di Meksiko. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi tim Asia Barat tersebut untuk mencatat sejarah baru.
"Kami tidak akan pergi ke sana hanya untuk menghindari kekalahan. Ketika kami berada di lapangan, kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami selama 95 atau 120 menit atau berapa pun lamanya untuk memenangkan pertandingan itu," kata Arnold, dikutip dari laman AFC.
Modal Irak dan Tantangan Cedera
Irak melangkah ke playoff setelah menang dramatis dengan agregat 3-2 atas Uni Emirat Arab di babak playoff Asia. Namun, tim harus menghadapi kendala absennya kiper sekaligus kapten Jalal Hassan serta bek kiri Ahmed Yahya akibat cedera.
Sebagai gantinya, lini serang akan bertumpu pada Ali Jasim dan Aymen Hussein. Nama terakhir tampil impresif dengan mencetak delapan gol sepanjang kualifikasi.
Selain itu, Irak memiliki keuntungan kondisi fisik yang lebih segar dibandingkan lawannya.
Bolivia Datang dengan Momentum Kebangkitan
Bolivia memastikan tempat di laga ini setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Suriname 2-1 di semifinal playoff. Performa mereka meningkat setelah masuknya pemain muda Moises Paniagua yang berusia 18 tahun, dengan dua gol tercipta dalam waktu delapan menit.
Meski demikian, perjalanan berat di laga sebelumnya bisa menjadi faktor kelelahan bagi tim Amerika Selatan tersebut.
Bolivia sendiri hanya pernah tampil sekali di putaran final Piala Dunia, yakni pada edisi 1994 di Amerika Serikat.
Hal ini menjadikan pertandingan Irak vs Bolivia sebagai salah satu duel penting dalam perebutan tempat di ajang sepak bola terbesar dunia yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko dan AS pada Kamis 11 Juni 2026 hingga Minggu 19 Juli 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto