Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi Malcom yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sekaligus mengantarkan Al Hilal meraih gelar Supercopa keempatnya.
Pertandingan ini juga menjadi ajang reuni bagi dua pelatih ternama, Jorge Jesus dari Al Hilal dan Marcelo Gallardo dari Al Ittihad.
Jesus kembali menunjukkan supremasinya atas Gallardo, dengan meraih kemenangan kelima dalam lima pertemuan di antara mereka.
Meskipun skor akhir menunjukkan kemenangan telak, jalannya pertandingan tidak semudah yang dibayangkan.
Malcom membuka skor di menit kelima setelah melakukan umpan satu-dua yang hebat dengan Al Shehri.
Al Ittihad memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Hamdallah, setelah Bono berhasil menahan tendangan penalti awal.
Al Hilal berhasil keluar dari tekanan dan kembali memimpin melalui gol Al Dawsari tepat sebelum jeda.
Keunggulan ini semakin diperbesar di babak kedua dengan dua gol tambahan dari Malcom dan gol penutup dari Nasser Al Dawsari di masa injury time.
Kemenangan ini menjadi awal yang gemilang bagi Al Hilal di musim ini. Mereka berambisi untuk meraih empat gelar juara, dan Supercopa ini menjadi langkah pertama yang positif.
Di sisi lain, Al Ittihad harus puas dengan hasil runner-up dan hanya memiliki satu peluang tersisa untuk meraih trofi musim ini, yaitu Copa de Arabia.(*)
Editor : Heri Sugiarto