Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Laga Perpisahan Mbappe: PSG Dibungkam Toulouse 1-3, Tetap Rayakan Gelar Juara Ligue 1

Heri Sugiarto • Senin, 13 Mei 2024 | 19:46 WIB
Mbappe  dkk tetap berpesta merayakan trofi juara Ligue 1 musim 2023-2024 meski dikalahkan Toulouse 1-3. (Foto: PSG Fr)
Mbappe dkk tetap berpesta merayakan trofi juara Ligue 1 musim 2023-2024 meski dikalahkan Toulouse 1-3. (Foto: PSG Fr)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Laga perpisahan Kylian Mbappe yang dikabarkan akan bermain di Real Madrid musim panas nanti, menjadi antiklimaks usai PSG dibungkam Toulouse 1-3, di Parc des Princes, Paris, Senin dini hari WIB (13/5/2024). 

Mbappe memang membuka keunggulan untuk tim tuan rumah, namun malam itu berubah menjadi mimpi buruk bagi PSG. Juara Ligue 1 itu takluk 3-1 dari Toulouse di laga kandang terakhir mereka musim ini.

Ini jelas bukan perpisahan yang diharapkan Mbappe, yang santer disebut akan menuju Real Madrid.

Pemain berusia 25 tahun itu sempat membuka skor lewat pergerakan ciamik, melewati kiper lawan sebelum menceploskan bolake gawang di menit ke-8.

Namun setelah itu, justru Toulouse mendominasi pertandingan. Gol dari Thijs Dallinga dan sepakan indah Yann Gboho membawa tim asuhan Carles Martinez unggul 2-1.

PSG tak mampu bangkit mengatasi tekanan pemain tim tamu meski melakukan sejumlah pergantian pemain. Bahkan, pemain pengganti Frank Magri berhasil memperbesar skor kemenangan Toulouse di menit akhir laga.

Meski gagal meraih juara Liga Champions bersama klub masa kecilnya, Mbappe tetap berpesta merayakan trofi juara Ligue 1 ke-12 usai pertandingan melawan Toulouse.

Kekalahan ini kedua kali dialami PSG di liga sepanjang musim. Toulouse mengakhiri rekor tak terkalahkan PSG sejak September.

Tapi, kekalahan ini sepertinya tak akan terlalu dipedulikan PSG. Mereka kini menatap peluang meraih double winners dengan final Piala Perancis yang akan segera dihelat.

Pelatih PSG Luis Enrique menekankan pentingnya kemenangan dan perbaikan performa tim. Ia juga menginginkan pemain yang haus kemenangan dan memiliki kebanggaan mengenakan seragam tim untuk membawa kebahagiaan para suporter.

"Tujuan kami saat ini jelas, yaitu memenangkan gelar juara. Kami harus memperbaiki performa di fase akhir kompetisi dan tentunya harus berbenah selama jeda minggu ini," katanya usai pertandingan.

Mbappe Pamit, Tapi ke Mana Berlabuh?

Rumor kepergian Mbappe dari PSG setelah kontraknya habis musim panas ini sudah lama beredar. Teka-teki itu, akhirnya dikonfirmasi sendiri oleh Mbappe lewat sebuah video pada Jumat, pekan kemarin.

Real Madrid menjadi destinasi terkuat bagi pemain berusia 25 tahun tersebut. Mbappe tampaknya berambisi meraih gelar Liga Champions, satu-satunya trofi besar yang belum dia raih.

Tantangan untuk menguji diri di liga yang lebih kompetitif juga menjadi faktor yang sulit ditolak Mbappe.

Namun, Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti belum mau memikirkan kemungkinan melatih Mbappe yang akan meninggalkan PSG. 

Ancelotti menyatakan bahwa prioritas dirinya dan tim saat ini adalah pertandingan final Liga Champions menghadapi Borussia Dortmund di Wembley, pada Minggu dini hari WIB (2/5/2024) mendatang.

Selain itu, timnya juga masih ada pertandingan lainnya sebelum menjalani laga di London tersebut. 

"Ini (Mbappe) bukan masalah yang saya pikirkan saat ini karena banyak hal yang harus kami lakukan," ungkap Ancelotti pada Sabtu (11/5/2024) ketika ditanya soal Mbappe, setelah Madrid di La Liga melawan Granada. "Sampai 1 Juni (final Liga Champions, red), kami tahu persis apa yang perlu kami fokuskan," imbuhnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Carles Martinez #Yann Gboho #parc des princes #Thijs Dallinga #kylian mbappe #Frank Magri #juara ligue 1 #PSG vs Toulouse #real madrid