Erdogan membatalkan kunjungannya ke Azerbaijan dan bertolak ke Berlin pada hari Minggu itu.
Erdogan bersama istrinya menyaksikan langsung perempat final di Olympiastadion Jerman, yang dihadiri puluhan ribu pendukung Turki.
Belanda bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Turki 2-1 dan lolos ke semifinal Euro 2024.
Demiral, yang mencetak dua gol melawan Austria, tidak bisa bermain pada hari itu setelah UEFA menskorsnya selama dua pertandingan.
Sanksi dijatuhkan UEFA karena Demiral melakukan gerakan tangan kontroversial saat selebrasi, yang dikaitkan dengan kelompok sayap kanan Turki, Grey Wolves.
"Terus terang, larangan dua pertandingan UEFA untuk Merih telah membayangi kejuaraan ini," Erdogan seperti dilansir dari kantor berita resmi Anadolu. "Ini tidak bisa dijelaskan, ini murni keputusan politik," tambahnya.
Namun Erdogan mengatakan keputusan itu tidak mempengaruhi motivasi tim.
"Terlepas dari semua hal negatif ...Kami menyaksikan pertandingan yang mendebarkan," kata Erdogan.
Pelatih Turki Vincenzo Montella mengatakan pada hari Jumat bahwa larangan bermain yang diberlakukan pada Demiral merupakan keputusan yang tidak adil.(*)