Kemenangan kali ini cukup untuk meloloskan Ajax, setelah sebelumnya menang 1-0 di Johan Cruijff Arena pekan lalu.
Di babak pertama, tidak banyak peluang tercipta bagi kedua tim, kecuali ketika Josip Sutalo hampir mencetak gol dengan tendangan tumitnya.
Setelah jeda, Sutalo berhasil membawa Ajax unggul 0-1 melalui gol hasil rebound dari sepak pojok.
Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama. Enam menit kemudian, Sutalo mencetak gol lagi, tapi kali ini ke gawangnya sendiri sehingga membuat kedudukan menjadi 1-1.
Jorrel Hato mencetak gol indah di menit ke-85, dan Bertrand Traore, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menambahkan gol ketiga di masa tambahan waktu.
Di babak ketiga kualifikasi, Ajax akan menghadapi Panathinaikos di Yunani, mengulang semifinal Liga Champions 1996.
Penyerang Ajax, Steven Berghuis melihat masih banyak ruang untuk perbaikan di timnya setelah kemenangan pada laga ini.
"Pada akhirnya, kami menyelesaikannya dengan profesional, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan," kata Berghuis kepada Ziggo Sport.
Dia juga mengaku puas dengan pelatih barunya, Francesco Farioli. "Sekarang kami harus terus berkembang. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencapainya. Dengan satu, dua, atau tiga pemain baru, proses ini mungkin akan berjalan lebih cepat. Jika tidak, proses ini akan berjalan dengan beberapa hambatan."(*)
Editor : Heri Sugiarto