PADEK.JAWAPOS.COM-Berkubang di dasar klasemen. Begitulah nasib Semen Padang FC usai melewati delapan laga Liga 1 musim ini.
Tak hanya takluk saat tandang, di partai kandang pun klub berjuluk Kabau Sirah itu baru mampu meraih empat poin dari empat laga, hasil sekali menang dan sekali imbang.
Tapi perlu diingat, empat laga kandang tersebut tidak dilakoni di Stadion H Agus Salim Padang. Karena stadion kebanggaan urang awak itu sedang dalam proses renovasi.
Bahkan dalam tiga laga awal harus dilalui tanpa penoton karena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI menyusul kerusuhan suporter di stadion yang sama pada leg kedua final Liga 2 musim lalu.
Perbaikan stadion dan sanksi kini telah tuntas. Sore ini Semen Padang FC akan kembali bermain di depan publiknya saat menjamu Dewa United (siaran langsung Indosiar, pukul 15.30 WIB). Tuah Agus Salim pun diharapkan mampu menghasilkan tiga poin penuh.
“Kondisi Stadion Agus Salim saat ini jauh lebih baik. Rumputnya lebih baik. Tapi yang terpenting bukan soal perbaikan, tapi bagaimana kami kembali main di kandang dan didukung oleh para suporter,” ungkap Pelatih Kepala Semen Padang FC Eduardo Almeida dalam sesi jumpa pers jelang laga kemarin.
Pelatih asal Portugal ini pun yakin anak asuhnya akan menampilkan permainan yang baik untuk meraih tiga poin. “Kami sudah mempersiapkan segalanya,” ucap Edu, sapaan akrabnya. Namun Kabau Sirah bukan tanpa kekurangan pada laga ini. Lima pemain dipastikan absen.
Penyerang andalan Kenneth Ngwoke dan gelandang asal Brasil Bruno Dybal harus absen karena cedera, termasuk penjaga gawang Diki Indrayana.
Sementara, bek kanan Dodi Alexvan Djin dan bek kiri Frendy Saputra harus menepi akibat akumulasi kartu. Edu pun sadar, pertandingan ini tidak akan berjalan mudah bagi anak asuhnya.
Sebab, melihat klasemen saat ini, Dewa pun mengincar poin penuh untuk menjauh dari zona degradasi. Karena dengan delapan poin yang dimiliki, hanya berjarak dua poin dari tim tertinggi yang kini berada di zona tersebut.
Dewa United, sebutnya, satu dari beberapa tim yang paling banyak berinvestasi pemain di Liga 1. Banyak pemain berpengalaman di sana. Baik itu lokal maupun asing.
Untuk itu, melihat klasemen saat ini, tidak menunjukkan kualitas mereka. Dewa adalah tim yang seharusnya bisa berada di peringkat lebih atas.
“Untuk itu kami mempersiapkan semuanya dengan matang. Dan mencoba segalanya untuk meraih kemenangan. Kami akan berusaha mengontrol permainan. Pastinya Dewa United adalah lawan yang sulit,” tekannya.
Dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru, Pelatih Kepala Dewa United Jan Olde Riekerink menganggap serius laga kontra tersebut.
Ia pun menaruh rasa hormat kepada Semen Padang FC seperti halnya tim lainnya yang sudah dihadapi. “Kami juga fokus pada penyelesaian akhir setelah evaluasi di pertandingan sebelumnya,” sambungnya.
Disinggung soal kemungkinan ramainya suporter tuan rumah, pelatih asal Belanda ini dengan tegas menyambut baik hal tersebut.
“Soal penonton, tentu saya pribadi lebih senang saat tim bermain di stadion dengan dihadiri suporter,” ujar Riekerink.
“Dengan situasi seperti itu kami tidak hanya menghadapi tim lawan, tapi juga tekanan suporter,” tutup eks pelatih Galatasaray tersebut. (cip)
Editor : Novitri Selvia