Inamoto dikenal sebagai pemain Jepang pertama yang tampil di Liga Premier Inggris, dan mengukir sejarah yang membanggakan selama dua dekade kariernya.
Inamoto memulai petualangannya di Eropa bersama Arsenal pada tahun 2001. Mamun ia harus menunggu hingga pindah ke Fulham setahun kemudian untuk melakoni debutnya di Liga Premier Inggris.
Selain Fulham, Inamoto juga bermain untuk West Bromwich Albion selama kariernya di Inggris.
Nama Inamoto mulai mencuat di pentas dunia pada Piala Dunia FIFA 2002, ketika ia mencetak dua gol penting, termasuk gol kemenangan melawan Rusia yang membawa Jepang meraih kemenangan pertama di turnamen tersebut.
Penampilannya yang gemilang mengantar Jepang hingga babak sistem gugur untuk pertama kalinya.
“Pertandingan-pertandingan itu menjadi batu loncatan bagi nama saya untuk dikenal di seluruh dunia,” kata Inamoto, yang mencatatkan 82 caps dan bermain di tiga edisi Piala Dunia. “Gol-gol itu memberi dampak luar biasa bagi karier saya,” tambahnya.
Selain di Inggris, Inamoto juga meniti karier di Turki, Jerman, dan Prancis sebelum kembali ke Jepang pada 2010.
Tahun-tahun terakhir kariernya dihabiskan bersama Nankatsu SC, klub divisi lima yang dimiliki oleh pencipta manga legendaris Kapten Tsubasa.
“Tentu saja, lingkungan di Arsenal dan Nankatsu SC benar-benar berbeda, tetapi Anda memiliki satu bola dan sepak bola sebagai olahraga tidak berubah,” ujar Inamoto kepada wartawan.
Dengan perjalanan karier yang melintasi berbagai liga bergengsi dunia, Junichi Inamoto meninggalkan jejak yang sulit dilupakan, baik di dalam maupun luar lapangan.
Pensiunnya sang gelandang menjadi akhir dari salah satu babak emas sepak bola Jepang.(*)
Editor : Heri Sugiarto