Kemenangan ini membuat The Reds semakin dekat dengan gelar juara, unggul 16 poin atas Arsenal yang masih memiliki dua laga tunda.
Jalannya Pertandingan
Southampton sempat mengejutkan tuan rumah dengan gol cepat pada injury time babak pertama. Kesalahan kiper Alisson Becker dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu untuk mencetak gol pembuka.
Namun, Liverpool bangkit di babak kedua. Darwin Nunez menyamakan kedudukan pada menit ke-51 lewat assist Luis Díaz.
Dua menit berselang, The Reds mendapatkan penalti setelah Nunez dijatuhkan di kotak terlarang. Mohamed Salah yang menjadi eksekutor berhasil membawa Liverpool berbalik unggul 2-1.
Pada menit ke-86, Salah kembali mencetak gol dari titik putih untuk mengunci kemenangan 3-1 bagi Liverpool.
Rekor Salah dan Liverpool
Gol ini juga membuatnya menyamai rekor Sergio Agüero sebagai pencetak gol terbanyak kelima (184 gol) sepanjang sejarah Premier League.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Liverpool. The Reds telah mencetak minimal dua gol dalam 19 pertandingan kandang berturut-turut, menyamai rekor Sunderland dari tahun 1935.
Perubahan Taktik Arne Slot
Pelatih Liverpool, Arne Slot, yang menjalani laga terakhir dari hukuman larangan mendampingi tim, melakukan tiga pergantian pemain saat jeda.
Masuknya Harvey Elliott, Andy Robertson, dan Alexis Mac Allister meningkatkan tempo permainan Liverpool hingga mampu membalikkan keadaan.
Setelah pertandingan, Salah mengakui bahwa Liverpool tampil buruk di babak pertama.
“Kami bermain lambat dan ceroboh. Jika ingin memenangkan Premier League atau Liga Champions, kami harus menang dalam kondisi seperti ini,” ujar Salah kepada Premier League Productions.
Kapan Liverpool Bisa Mengunci Gelar Juara?
Liverpool semakin dekat untuk memastikan gelar Liga Primer setelah kemenangan atas Southampton membuat mereka unggul 16 poin dari Arsenal di klasemen.
Dengan sembilan pertandingan tersisa, The Reds kini mengoleksi 70 poin dari 29 laga dan hanya membutuhkan tambahan 18 poin dari kemungkinan 27 poin tersisa untuk mengunci gelar.
Secara matematis, Arsenal masih bisa meraih maksimal 87 poin jika memenangkan seluruh 11 laga tersisa.
Namun, jika Liverpool terus meraih kemenangan, mereka bisa memastikan gelar lebih cepat tanpa harus menunggu hingga akhir musim.
Jika Liverpool meraih enam kemenangan beruntun dalam pertandingan berikutnya, mereka akan mencapai 88 poin, jumlah yang tidak bisa dikejar oleh Arsenal.
Artinya, secara teori, The Reds bisa mengunci gelar lebih awal tergantung pada hasil Arsenal di pertandingan-pertandingan mendatang.
Para penggemar Liverpool mungkin masih merasa waswas, tetapi dengan keunggulan yang signifikan, peluang untuk meraih gelar Liga Primer ke-20 semakin besar.(*)
Editor : Heri Sugiarto