Tiga gol The Gunners tercipta hanya dalam rentang waktu sekitar 15 menit di babak kedua.
Declan Rice membuka keunggulan pada menit ke-57 melalui tendangan bebas spektakuler yang melengkung melewati pagar hidup dan masuk ke sudut kanan bawah gawang yang dijaga Thibaut Courtois.
Gol kedua Arsenal tercipta pada menit ke-70, dan lagi-lagi berasal dari kaki Declan Rice.
Dari posisi yang hampir sama, ia melepaskan tendangan bebas yang mengarah tepat ke sudut kanan atas gawang. Courtois kembali tak berdaya menjangkaunya.
Tiga menit berselang, Arsenal memastikan kemenangan lewat gol ketiga yang dicetak oleh Mikel Merino.
Bermula dari umpan Lewis-Skelly di tepi kotak penalti, Merino melepaskan tembakan melengkung ke sudut gawang, dan membuat Arsenal berada di atas angin. Emirates Stadium pun bergemuruh.
Sebelum rentetan gol tersebut, Real Madrid sempat menunjukkan perlawanan di babak pertama. Thibaut Courtois bahkan melakukan rangkaian penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan keras Martinelli dan menggagalkan dua peluang dari Merino.
Alaba juga sempat menyapu bola di garis gawang, begitu pula Jude Bellingham yang menggagalkan peluang Rice dari sepak pojok.
Pada menit ke-81, Rice harus ditarik keluar lapangan karena cedera ringan usai menerima perawatan.
Ia mendapat standing ovation dari para penonton sebelum digantikan oleh Kieran Tierney.
Madrid juga melakukan pergantian, memasukkan Fran Garcia menggantikan David Alaba.
Penderitaan Madrid kian lengkap setelah Eduardo Camavinga diusir wasit akibat kartu kuning kedua pada menit ke-90+4 karena menendang bola menjauh.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tampak tersenyum lebar usai pertandingan. Ini diyakini sebagai salah satu kemenangan terbaik dalam karier kepelatihannya, terlebih diraih saat melawan klub yang dikenal sebagai raja Liga Champions.
Arsenal saat ini berada di peringkat kedua klasemen Premier League di bawah Liverpool. Real Madrid juga menempati posisi kedua La Liga di bawah rival abadi, Barcelona.(*)
Editor : Heri Sugiarto