Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyatakan bahwa para pemain utamanya tetap dalam kondisi aman jelang final Liga Europa kontra Tottenham Hotspur, Kamis (22/5) pukul 02:00 WIB, di San Mames, Bilbao.
MU takluk lewat gol tunggal Marc Cucurella di babak kedua yang membawa Chelsea naik ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris.
Meski kalah, Amorim tetap menurunkan mayoritas pemain inti yang tersedia guna menjaga ritme kompetisi.
"Saya rasa pada akhirnya kami akan mendapatkan semua pemain. Saya pikir mereka baik-baik saja," ujar Amorim kepada media klub usai pertandingan.
Dalam laga ini, sejumlah nama seperti Bruno Fernandes, Amad Diallo, dan Harry Maguire sempat mendapat perawatan di lapangan.
Tapi, Amorim menegaskan tidak ada cedera baru yang dikhawatirkan.
Luke Shaw dan Mason Mount tetap dipantau secara khusus, sementara Matthijs de Ligt dan Leny Yoro masih diragukan tampil di Final Liga Europa namun belum dipastikan absen.
"Mason Mount sangat impresif. Ia memberikan keseimbangan dalam tim. Saya senang memiliki dia kembali. Saya merasa tim ini lebih seimbang saat dia bermain," tambah Amorim.
Ayden Heaven kembali merumput sebagai pemain pengganti setelah absen panjang.
Toby Collyer juga sudah cukup bugar untuk masuk daftar cadangan.
Sementara Diogo Dalot masih dalam tahap pemulihan dan berpacu dengan waktu untuk bisa dibawa ke Bilbao.
Bagaimana persiapan lawan?
Tottenham Hotspur sendiri kalah 0-2 dari Aston Villa pada hari yang sama.
Pelatih Spurs Ange Postecoglou memilih menurunkan tim pelapis penuh dalam laga itu.
Gelandang Pape Matar Sarr ditarik keluar lebih awal karena dugaan masalah punggung dan kini kondisinya tengah dimonitor.
Hasil laga kontra Chelsea memang mengecewakan bagi United, tapi tidak membawa dampak buruk bagi persiapan menuju laga penentuan di Eropa. Amorim menyebut laga itu sebagai bagian dari evaluasi jelang final.
“Pertandingan seperti ini membantu saya memilih starting XI. Ini penting untuk melihat kesiapan kompetitif mereka. Kami bermain fokus, dan saya percaya kami siap untuk final,” ujar Amorim menutup.(*)
Editor : Heri Sugiarto