Kemenangan ini menjadi momen penting yang membawa Socceroos mendekati tiket otomatis ke putaran Piala Dunia di Amerika Utara.
Gol kemenangan Australia dicetak oleh Aziz Behich di masa injury time. Gol tersebut tercipta setelah aksi individu cemerlang dari Riley McGree yang memutar badan di tepi kotak penalti, berlari menuju garis akhir, dan memberikan umpan tarik ke arah Behich.
Dengan tenang, sang bek menyambut umpan tersebut dan mencetak gol dengan kaki kanan — menjadi gol pertamanya bersama Socceroos sejak 13 tahun lalu.
Sepanjang pertandingan, Jepang mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 69 persen dan total 13 tembakan, namun hanya satu yang mengarah ke gawang.
Australia sendiri hanya mencatatkan enam tembakan dengan tiga yang tepat sasaran.
Meskipun ditekan selama 90 menit, pasukan Tony Popovic menunjukkan disiplin dan kekuatan bertahan yang solid.
Kemenangan ini disebut sebagai "smash-and-grab" yang mengejutkan, karena datang di luar dominasi permainan.
Gol Behich yang lahir dari peluang langka menjadi penentu hasil akhir yang sangat menguntungkan Australia.
Dengan hasil ini, Australia kini unggul jauh dalam selisih gol dibandingkan pesaing terdekat.
Hanya kekalahan dengan margin besar dari Arab Saudi di laga terakhir, yang akan berlangsung di Jeddah pada Rabu (11/6/2025) pukul 01:15 WIB, yang bisa menggagalkan langkah lolos otomatis menuju Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto