Gol Kylian Mbappe dan Michael Olise memastikan Les Bleus finis di posisi ketiga UEFA Nations League 2025.
Pertemuan ke-35 antara dua kekuatan besar Eropa ini tetap menyuguhkan tensi tinggi, meskipun hasil akhir tidak berpihak pada Jerman.
Jerman berusaha bangkit usai kalah dari Portugal di semifinal. Tapi, pasukan Julian Nagelsmann tertinggal tepat di pengujung babak pertama setelah Kylian Mbappe mengontrol umpan panjang Aurelien Tchouameni, dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mencetak gol ke-50 dalam karier internasionalnya.
Pada awal babak kedua, Jerman sempat mengira telah menyamakan skor melalui Deniz Undav, penyerang VfB Stuttgart.
Namun, gol tersebut dianulir usai tinjauan VAR karena adanya pelanggaran oleh Niclas Fuellkrug dalam proses build-up.
Prancis tetap mendominasi permainan dan nyaris menambah keunggulan melalui beberapa peluang, termasuk tendangan Marcus Thuram yang membentur tiang, dan penyelamatan gemilang dari kiper Marc-André ter Stegen.
Gol kedua akhirnya tercipta menjelang laga usai, saat Mbappe memberikan umpan matang kepada Michael Olise yang tinggal menyontek bola ke gawang Ter Stegen.
Kemenangan ini menandai akhir musim yang positif bagi Prancis setelah sebelumnya kalah dramatis dari Spanyol di semifinal.
Gol ke-50 Mbappe juga menempatkannya hanya terpaut satu gol dari Thierry Henry (51) dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis, dan tujuh gol dari Olivier Giroud (57) yang masih memimpin.
Pelatih Prancis Didier Deschamps menyatakan kepuasannya atas performa tim.
“Kami menciptakan tim agar bisa merepotkan lawan. Jika lebih efisien, kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ujarnya.
Ia juga memuji peran kiper Mike Maignan yang tampil impresif menjaga gawang Prancis.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Jerman usai takluk dari Portugal.
Meskipun demikian, Julian Nagelsmann menilai performa tim mengalami peningkatan dan menyebut hasil bukanlah fokus utama dalam laga ini, menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto