Kemenangan ini sekaligus menandai kebangkitan Miami usai tersingkir dari Piala Dunia Antarklub.
Bertandang ke Stade Saputo, Montreal sempat mengejutkan tim tamu lewat gol cepat Prince Owusu. Tapi keunggulan itu hanya bertahan singkat.
Inter Miami, yang kini berada di peringkat keenam klasemen Wilayah Timur, membalikkan keadaan dengan performa dominan sepanjang laga.
Messi menjadi arsitek gol penyama kedudukan di menit ke-33. Umpan akuratnya diselesaikan dengan baik oleh Tadeo Allende.
Tak lama berselang, peraih delapan Ballon d’Or itu mencetak gol pertamanya dalam laga, menyarangkan bola dengan penyelesaian klinis melewati kiper Jonathan Sirois dan membawa Miami unggul 2-1 sebelum jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, giliran Telasco Segovia yang unjuk kemampuan. Sepakan jarak jauhnya di menit ke-54 memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Messi kemudian menutup pesta gol Miami lewat aksi solo run khasnya yang melewati beberapa pemain bertahan Montreal sebelum mencetak gol keempat timnya di menit ke-74.
Tadeo Allende nyaris menambah keunggulan setelah tendangannya membentur mistar gawang.
Messi juga sempat mencetak gol ketiganya sebelum dianulir karena posisi offside.
Kemenangan ini menjadi respons meyakinkan setelah kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub pekan lalu.
Dengan hasil ini, Inter Miami kembali fokus pada kompetisi domestik dengan tren positif.
Statistik: Inter Miami Tajam di MLS
Inter Miami menunjukkan efektivitas tinggi dalam serangan. Dari 15 percobaan tembakan, 10 mengarah tepat ke gawang.
Tim asuhan Javier Mascherano itu juga mencatatkan expected goals (xG) sebesar 2,86, unggul dari Montreal yang hanya mencatatkan xG 2,12.
Empat pemain Miami yang sebelumnya mencetak gol di ajang Piala Dunia Antarklub — Messi, Allende, Segovia, dan Luis Suarez — kembali terlibat dalam seluruh gol Miami di laga ini.
Messi memborong dua gol dan satu assist, sementara Suarez menyumbangkan dua assist untuk kedua gol Messi. Allende turut memberikan assist bagi gol Segovia.
Produktivitas lini serang Miami juga semakin mencolok. Dalam sembilan pertandingan terakhir MLS, mereka mencetak minimal tiga gol di tujuh laga. Performa ini meningkat drastis dibandingkan delapan laga awal musim 2025 ketika hanya sekali menembus tiga gol dalam satu pertandingan.
Klasemen dan Jadwal Selanjutnya
Dengan kemenangan ini, Inter Miami semakin mantap bersaing di papan atas Wilayah Timur. Messi dkk kini mengoleksi poin yang cukup untuk bertahan di posisi keenam klasemen sementara, dan hanya terpaut tipis dari zona empat besar.
Inter Miami akan menghadapi laga berat selanjutnya melawan Philadelphia Union pekan depan. Sementara CF Montreal yang saat ini menghuni dasar klasemen Wilayah Timur harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos ke babak playoff.(*)
Editor : Heri Sugiarto