Bertanding di lapangan rumput yang menjadi salah satu keunggulannya, Fritz menang dengan skor 6-3, 6-4, 1-6, dan 7-6 dalam durasi 2 jam 36 menit.
Hasil ini menjadi bukti performa gemilangnya sepanjang musim ini, termasuk sebagai finalis US Open 2024 dan posisinya sebagai petenis nomor 5 dunia (ATP), bukanlah kebetulan.
Pada laga semifinal Jumat (11/7), Fritz akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis tuan rumah Cameron Norrie dan unggulan utama asal Spanyol, Carlos Alcaraz, yang dijadwalkan bertanding pada sore hari waktu setempat.
“Saya merasa fenomenal bisa lolos ke semifinal. Sangat senang dengan cara saya bisa bangkit di set keempat,” ujar Fritz seusai pertandingan, dilansir Diario AS. “Saya mampu mengontrol pertandingan dan servis saya cukup baik hampir sepanjang laga," imbuhnya.
Meski sempat terlihat mengalami ketidaknyamanan pada kaki kanannya, Fritz menepis kekhawatiran itu. “Tidak ada yang serius, hanya sedikit iritasi,” katanya meyakinkan.
Petenis berusia 27 tahun ini sebelumnya dua kali kandas di perempat final Wimbledon—pada 2022 dikalahkan Rafael Nadal dan pada 2024 disingkirkan Lorenzo Musetti. Keduanya dalam lima set. Namun kali ini, ia sukses menuntaskan laga dengan percaya diri.
“Rasanya luar biasa, karena dua kali saya tersingkir di perempat final, dan sekarang akhirnya bisa melaju lebih jauh. Saya bangga dengan bagaimana saya membalikkan arah karier saya dalam empat tahun terakhir,” ungkap Fritz.
Fritz mencatatkan performa impresif dengan 16 ace dan total 47 winners, serta memenangkan 81 persen poin dari servis pertamanya. Ia kini tercatat telah menang enam dari tujuh laga terakhirnya melawan petenis top-20.
Meski kalah, Khachanov tetap memberikan perlawanan sengit. Petenis Rusia itu sempat mendominasi set ketiga dan memaksakan tiebreak di set keempat, sebelum akhirnya menyerah di babak penentu.(*)
Editor : Heri Sugiarto