Hasilnya, operasi berjalan baik. Namun, klub telah mengkonfirmasi bahwa Ty -sapaan akrab Tyrese- harus absen sepanjang musim depan (2025-2026).
”Dia (Tyrese) tidak akan bermain musim depan. Kami sekarang tidak akan membahayakannya. Jadi jangan berharap bahwa dia akan bermain,” kata Presiden Pacers Kevin Pritchard, Senin (7/7) waktu setempat kepada Wish-TV. ”Tapi, saya tidak ragu bahwa dia akan kembali lebih baik dari sebelumnya,” harap Pritchard.
Sebelum mendapatkan cedera pada game ketujuh, Tyrese sebenarnya sudah mengalami masalah pada betis saat game kelima. Namun, ketika itu guard 25 tahun itu tetap memaksakan diri tampil. Dia bahkan masih tetap bermain pada final game keenam.
Namun, Tyrese akhirnya harus menerima cedera pada saat paling menentukan: game terakhir final. Tanpa Tyrese, Pacers akhirnya harus merelakan gelar juara NBA 2024-2025 pada Thunder. Belakangan, Tyrese mengaku tidak menyesal harus bermain di laga final. ”Saya akan melakukannya lagi dan lagi, untuk memperjuangkan kota ini dan juga saudara-saudara saya,” tulis Tyrese di media sosial pribadinya bulan lalu.
Meski begitu, Pritchard berpendapat sebaliknya. ”Jika Anda bertanya kepada saya, apakah saya akan memintanya untuk melakukannya lagi dan lagi? Saya tidak akan melakukannya. Saya tidak akan melakukannya," kata Pritchard.
”Jika saya tahu dia akan cedera, saya akan mengorbankan pertandingan itu (final, red), karena saya sangat peduli dengan anak itu dan ingin dia memiliki karier yang luar biasa," lanjutnya.
Sebelumnya, ada beberapa nama pemain NBA yang juga mengalami cedera serupa. Seperti forward Boston Celtics Jayson Tatum, eks bintang Milwaukee Bucks Damian Lillard, Dejounte Murray dar New Orleans Pelicans serta James Wiseman dan Dru Smith. (*)
Editor : Eri Mardinal