Pertandingan ini dipimpin wasit Irfan Wahyu Wijanarko dengan asisten wasit Dadang Nofiadi Setyawan dan Mochamad Fatlan, serta Mustafa Kamal sebagai wasit cadangan.
Semen Padang FC tampil dengan seragam merah-merah di bawah arahan pelatih Eduardo Filipe Arroja Almeida.
Di bawah mistar, Arthur Augusto da Silva dipercaya sebagai penjaga gawang. Barisan belakang diisi Leo Guntara, Angelo Rafael Meneses, dan Rui Pedro Sousa Peixoto (Rampa).
Lini depan ditempati Bruno Gomes sebagai penyerang utama, didukung Cornelius Ezekiel Stewart dan Armando Obet Oropa di sisi sayap.
Pemain cadangan Semen Padang antara lain Irsyad Maulana, Carlos Filipe Chaby, Samuel Simanjuntak, serta beberapa nama muda seperti Febrian Tri Yanto (21 tahun) dan Zidane Pramudya Afandi (23 tahun).
PSM Makassar tampil dengan kostum putih-putih-abu-abu. Pelatih Bernardo Tavares menurunkan Hilman Syah di posisi kiper.
Kapten Yuran Fernandes memimpin lini belakang, sementara lini tengah diperkuat Daisuke Sakai dan Akbar Tanjung. Di lini depan, Lucas Serafim dan Alex de Aguiar Gomes (Alex Tank) menjadi pilihan utama.
Dari daftar cadangan PSM, sejumlah pemain muda juga disiapkan, di antaranya Muh. Mufli Hidayat (20 tahun) dan Gala Pagamo (19 tahun).
Pertandingan ini turut diawasi langsung oleh Match Commissioner Budi Prihanarko serta Penilai Wasit Riswanda untuk memastikan jalannya laga sesuai regulasi. Ribuan suporter diperkirakan hadir memenuhi Stadion H. Agus Salim untuk menyaksikan pertemuan dua tim legendaris Liga 1 ini.
Antusiasme tinggi penonton membuat antrean panjang terlihat di luar stadion. Bahkan, antrean tersebut masih terjadi meski laga telah dimulai, menunjukkan tingginya minat masyarakat menyaksikan pertandingan secara langsung.(*)
Editor : Heri Sugiarto