United tertinggal 0-2 pada babak pertama, sebelum bangkit lewat gol Bryan Mbeumo dan sundulan Harry Maguire pada menit ke-89 yang memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Gol Mbeumo menjadi yang pertama sejak direkrut dari Brentford dengan nilai transfer 71 juta poundsterling.
Pertandingan kemudian dilanjutkan ke adu penalti yang berlangsung hingga 26 tendangan. Kiper Andre Onana sempat menghidupkan harapan United dengan penyelamatan satu tangan terhadap eksekusi Clarke Oduor.
Namun, dua rekrutan berbiaya besar United gagal menunaikan tugasnya. Matheus Cunha dihentikan oleh kiper Grimsby, Christy Pym, sementara Mbeumo menutup laga dengan kegagalan setelah tendangannya membentur mistar gawang.
Pym yang merupakan penggemar United sejak kecil menjadi salah satu pahlawan kemenangan Grimsby.
Setelah kegagalan Mbeumo, ribuan pendukung tuan rumah menyerbu lapangan. Mereka merayakan keberhasilan yang dianggap sebagai salah satu malam terbesar dalam sejarah klub.
Dari tribun, suporter Grimsby juga melancarkan ejekan kepada United dengan berbagai cara, termasuk mengibarkan boneka ikan haddock tiup khas pantai Cleethorpes. Euforia suporter menandai pesta kemenangan bagi tim tuan rumah yang terakhir kali bertemu United 77 tahun lalu.
Hasil ini menjadi kekalahan pertama United dari tim kasta keempat dalam ajang piala domestik. Kekalahan ini sejajar dengan hasil-hasil memalukan lainnya, termasuk melawan Bournemouth, York City, Southend, serta kekalahan 0-4 dari MK Dons pada 2014 di ajang yang sama.
Padahal, meski Ruben Amorim melakukan sejumlah rotasi, ia tetap menurunkan tim bernilai sekitar 400 juta poundsterling, termasuk dua lulusan akademi, Kobbie Mainoo dan Tyler Fredricson. Tapi, penampilan United kembali mengecewakan. Mainoo yang baru menjalani laga perdana musim ini gagal meninggalkan kesan positif.
Benjamin Sesko, rekrutan 74 juta poundsterling dari RB Leipzig, juga tampil minim kontribusi pada debut penuhnya. Ia baru mengambil giliran terakhir dalam adu penalti, sebuah keputusan yang menimbulkan sorotan terhadap kepercayaan dirinya.
Di sisi lain, Grimsby tampil dengan sejumlah pemain akademi dan satu pemain internasional Kepulauan Faroe.
Charles Vernam mencetak salah satu gol tuan rumah dan menyebut kemenangan ini sebagai momen yang tak terlupakan. “Ini perasaan luar biasa, sesuatu yang akan hidup selamanya,” ujarnya.
Sementara Kieran Green menekankan bahwa semua tekanan ada pada United saat adu penalti, sesuai pesan dari pelatih mereka.
“Menjelang adu penalti, pelatih mengatakan kepada kami, ‘Semua tekanan ada pada mereka,’ dan memang benar,” ungkap Kieran Green.
Kekalahan ini semakin menambah tekanan pada Amorim. Sejak ditunjuk pada November lalu, ia baru mencatat 16 kemenangan dari 44 laga. United kini tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan awal musim setelah sebelumnya hanya meraih satu poin dari dua laga Liga Premier.
Ruben Amorim menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Manchester United.
“Saya benar-benar minta maaf kepada fans. Dukungan mereka begitu besar, selalu ada meski kami kalah. Hari ini saya tidak bisa mengatakan apa-apa selain meminta maaf. Pemain-pemain saya sudah memberikan respons di lapangan,” tegas Amorim kepada Sky Sports
Mengenai penampilan kiper Andre Onana, Amorim menolak menyalahkan individu.
“Dengan segala hormat, ketika melawan tim divisi keempat, ini bukan soal penjaga gawang. Ini soal cara kami menghadapi pertandingan. Detail-detail kecil menjadi sangat penting. Hari ini kami gagal menunjukkannya,” ucapnya.
Sementara itu, di laga lain putaran kedua, Brighton lolos ke putaran ketiga dengan kemenangan telak 6-0 atas Oxford berkat dua gol debutan Stefanos Tzimas.
Fulham dan Everton juga memastikan tiket ke babak berikutnya setelah menang 2-0 masing-masing atas Bristol City dan Mansfield.(*)
Editor : Heri Sugiarto