Les Bleus sudah memastikan tiket Piala Dunia, namun tetap menargetkan kemenangan untuk menutup tahun kompetisi 2025 dengan hasil positif.
Di sisi lain, Azerbaijan yang tersingkir dari persaingan memanfaatkan pertandingan ini sebagai peluang meraih hasil prestisius di kandang.
Kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang minim. Hingga saat ini, mereka baru tiga kali bertemu dan Prancis selalu memenangkan seluruh laga tersebut.
Pada pertemuan sebelumnya bulan lalu, Prancis mencatat kemenangan meyakinkan 3-0. Azerbaijan juga belum pernah mencetak gol ke gawang juara dunia 2018 itu dalam tiga pertemuan terakhir.
Secara performa, Azerbaijan memasuki laga ini dengan tren kurang baik. Mereka belum meraih kemenangan sejak mengalahkan Kazakhstan 3-2 pada laga persahabatan Juni 2024.
Dalam lima pertandingan kualifikasi, mereka kebobolan 13 gol. Sementara itu, Prancis tampil produktif dengan torehan 13 gol dan selalu mencetak minimal dua gol dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Pelatih Didier Deschamps melakukan rotasi besar pada laga ini. Lucas Chevalier menjalani debut di bawah mistar. Malo Gusto dan Theo Hernandez ditempatkan sebagai bek sayap, sementara duet Ibrahima Konate dan Lucas Hernandez mengawal jantung pertahanan.
Di lini tengah, Khephren Thuram berduet dengan Warren Zaire-Emery untuk menjaga kendali permainan. Saimon Akliouche dan Christopher Nkunku mengisi sektor sayap, mendukung duet penyerang Jean-Philippe Mateta dan Hugo Ekitike.
Deschamps menegaskan bahwa meski sudah lolos, Prancis tetap berambisi meraih kemenangan.
“Para pemain yang ada di sini tetap ingin menang. Itu yang harus kami lakukan. Lawan akan memberikan segalanya, dan para pemain harus mampu mengelolanya,” ujarnya.
Ia juga mengonfirmasi ketidakhadiran Kylian Mbappe. “Kylian masih mengalami pembengkakan di pergelangan kakinya. Ia kembali ke Real Madrid untuk penanganan lebih lanjut. Tidak ada gunanya mengambil risiko,” imbuhnya.
Pelatih Azerbaijan Aykhan Abbasov mengakui kekuatan Prancis. “Kami berada di grup yang sulit dan Prancis adalah tim terkuat. Para pemain kami berjuang keras pada pertemuan sebelumnya,” katanya. Ia menilai rotasi Prancis justru menambah tantangan. “Banyak pemain mereka yang muda dan akan berusaha membuktikan diri.”
Abbasov menambahkan bahwa dukungan penonton sangat penting. “Kami punya pemain yang absen, tapi kami akan berusaha tampil baik. Segalanya mungkin dalam sepak bola," katanya.(*)
Susunan Pemain:
Azerbaijan:
Mahammadaliyev; Badalov, Mustafazada, Krivotsyuk; Q. Aliyev, Khaybulaev, Mahmudov, Dashdamirov; Nuriyev, Dadashov, K. Aliyev.
Prancis:
Chevalier; Gusto, Konaté, L. Hernandez, T. Hernandez; Akliouche, K. Thuram, Zaïre-Emery, Nkunku; Mateta, Ekitike.