Ketua STMIK Jayanusa, Imam Gunawan, S.Kom, M.Kom, menyaksikan langsung babak semifinal dan final pada Selasa (20/1/2026).
SMAN 10 Padang tampil dominan di laga puncak, membawa pulang trofi juara dan hadiah Rp3 juta.
SMAN 12 Padang menempati posisi runner-up dengan hadiah Rp2 juta, sedangkan SMAN 2 Padang meraih peringkat ketiga serta memperoleh Rp1 juta.
Penghargaan Most Valuable Player (MVP) juga diberikan senilai Rp500 ribu.
Latar Belakang Turnamen JBL 2026
Ketua Panitia JBL 2026, Kisrawidoni, menjelaskan turnamen ini merupakan ajang tahunan STMIK-AMIK Jayanusa untuk pelajar SMA dan SMK se-Sumatera Barat.
Pemilihan cabang basket dilakukan berdasarkan survei kampus terhadap siswa dan pengalaman turnamen sebelumnya.
Kisrawidoni menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyalurkan bakat dan prestasi siswa. "Dalam turnamen basket ini, kami juga menyampaikan informasi tentang STMIK AMIK Jayanusa sebagai kampus IT terkemuka di Sumbar dengan berbagai keunggulannya termasuk beasiswa," katanya.
Menurutnya, penyelenggaraan olahraga tidak terpaku pada satu cabang. Tahun sebelumnya, STMIK-AMIK Jayanusa mengadakan turnamen futsal, sementara tahun ini baru basket.
"Tahun depan kemungkinan kami akan melakukan survei lagi, apakah melanjutkan basket, kembali ke futsal, atau cabang olahraga lainnya," jelas Kisrawidoni.
Sistem Turnamen dan Harapan Panitia
Jumlah peserta dibatasi 16 tim karena keterbatasan waktu pelaksanaan, dengan sistem gugur langsung. Turnamen dilaksanakan dalam dua hari, 19–20 Januari 2026.
Kisrawidoni menekankan tujuan jangka pendek dan panjang turnamen ini. "Kami berharap ajang ini dapat menumbuhkan semangat, kerja sama tim, dan rasa kebanggaan di kalangan pelajar," tuturnya.
Ia menambahkan, turnamen ini diharapkan juga meningkatkan popularitas STMIK-AMIK Jayanusa di Sumatera Barat.(*)
Editor : Heri Sugiarto