Kegiatan ini menandai kesiapan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.
Kick-off penyiaran ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan tendangan bola pertama oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian penyiaran Piala Dunia oleh TVRI.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TVRI memperoleh hak siar Piala Dunia 2026.
Menurutnya, hal ini memberikan akses luas bagi masyarakat untuk menyaksikan turnamen sepak bola dunia tersebut secara gratis.
“Momentum Piala Dunia sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Kita patut bersyukur karena pemegang hak siarnya adalah TVRI yang jangkauannya luas hingga ke pelosok daerah,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, penyiaran Piala Dunia diharapkan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa biaya tambahan berlangganan televisi berbayar.
Mahyeldi juga berharap Piala Dunia 2026 mampu memotivasi generasi muda dan insan sepak bola di Sumatera Barat untuk meningkatkan prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Sumatera Barat, TB. M. Yusuf Hidayat, menjelaskan Piala Dunia FIFA World Cup 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Turnamen tersebut akan diikuti 48 negara dengan total 104 pertandingan. Seluruh rangkaian laga akan disiarkan langsung oleh TVRI.
“Seluruh pertandingan itu nantinya akan disiarkan oleh TVRI,” kata Yusuf.(*)
Editor : Hendra Efison