Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Paul Scholes Ragukan Arsenal, Sebut Bisa Jadi Juara Premier League Terburuk

Mengki Kurniawan • Senin, 2 Februari 2026 | 15:33 WIB

Legenda Manchester United Paul Scholes saat menjadi pundit dan melontarkan kritik terhadap Arsenal dalam persaingan gelar Premier League. (Pinterest)
Legenda Manchester United Paul Scholes saat menjadi pundit dan melontarkan kritik terhadap Arsenal dalam persaingan gelar Premier League. (Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik tajam terhadap Arsenal di tengah persaingan gelar juara Premier League musim ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Scholes dalam sebuah diskusi publik yang langsung memantik perhatian pecinta sepak bola.

Scholes secara terbuka meragukan kualitas tim asuhan Mikel Arteta untuk disandingkan dengan para juara Premier League di musim-musim sebelumnya.

Ia menilai Arsenal belum menunjukkan standar dominasi yang lazim dimiliki tim juara Liga Inggris.

Kritik itu muncul ketika Scholes menjadi tamu dalam podcast The Good, The Bad & The Football.

Diskusi tersebut membahas kekuatan tim-tim papan atas Premier League yang tengah bersaing dalam perebutan gelar.

Dalam pernyataannya, Scholes menyebut Arsenal berpotensi tercatat dalam sejarah sebagai juara dengan kualitas terendah.

Pandangan itu disampaikan berdasarkan penilaiannya terhadap performa kolektif dan individu para pemain The Gunners.

“Jika Arsenal memenangkan liga, ini bisa menjadi tim terburuk yang pernah menjadi juara,” ujar Paul Scholes dalam podcast The Good, The Bad & The Football, sebagaimana dikutip pada akhir Januari 2026.

Sorotan Scholes pada Lini Depan Arsenal

Scholes menguraikan alasan utama di balik kritiknya dengan menyoroti lini depan Arsenal.

Menurutnya, skuad Mikel Arteta tidak memiliki penyerang yang benar-benar dominan dan ditakuti lawan di kotak penalti.

Ia menilai tidak ada figur predator yang mampu menjadi pembeda dalam laga-laga krusial.

Bagi Scholes, tim juara Premier League pada umumnya selalu memiliki penyerang tajam yang konsisten mencetak gol penentu.

Mantan gelandang Manchester United itu juga membandingkan Arsenal dengan para juara liga di era sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa lini serang Arsenal saat ini terlihat biasa dan belum mencapai level bintang kelas dunia.

Bahkan, Scholes menyebut tidak ada pemain depan Arsenal yang layak masuk daftar Team of the Season.

Standar tinggi tersebut membuat performa individu pemain Arsenal dinilainya belum cukup istimewa.

Reaksi Publik dan Konteks Persaingan Gelar

Pernyataan Scholes memicu reaksi keras dari pendukung Arsenal di media sosial.

Sejumlah fans menilai komentar tersebut mengabaikan konsistensi poin dan progres tim yang dibangun Arteta dalam beberapa musim terakhir.

Di sisi lain, sebagian pengamat memandang kritik Scholes sebagai cerminan standar tinggi era Premier League terdahulu. Pada masa itu, tim juara kerap diperkuat pemain kelas dunia di setiap lini.

Persaingan gelar Premier League musim ini memang berada pada fase krusial. Tekanan eksternal, termasuk kritik dari figur seperti Paul Scholes, menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi Arsenal.

Komentar tersebut menambah dinamika dalam perburuan trofi liga Inggris. Publik kini menanti bagaimana Arsenal merespons tekanan tersebut di sisa musim kompetisi.(cr3)

Editor : Hendra Efison
#Paul Scholes kritik Arsenal #persaingan gelar #mikel arteta #premier league