PADEK.JAWAPOS.COM-Liverpool ditahan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 0-0 pada babak pertama leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Meski tanpa gol, laga berlangsung dramatis dengan peluang berbahaya di kedua sisi, sementara PSG masih unggul agregat 2-0.
Pertandingan mempertemukan Liverpool asuhan Arne Slot melawan PSG yang dipimpin Luis Enrique dalam duel intens yang penuh momen krusial di babak pertama.
Babak Pertama: Tekanan Tinggi, Gol Tak Kunjung Datang
Sejak awal laga, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi dan intensitas besar.
PSG lebih dulu menciptakan ancaman melalui kombinasi Ousmane Dembélé dan Khvicha Kvaratskhelia yang memaksa lini pertahanan Liverpool bekerja keras.
Liverpool merespons melalui peluang Alexander Isak yang menyundul bola hasil sepak pojok, namun masih mampu diamankan kiper PSG, Matvei Safonov.
Tekanan juga datang dari lini tengah The Reds yang dikendalikan Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai, namun belum mampu menembus pertahanan rapat tim tamu.
Momen Paling Krusial: Duel Marquinhos vs Van Dijk
Salah satu momen paling menentukan terjadi ketika kapten PSG Marquinhos melakukan blok luar biasa untuk menggagalkan peluang emas Virgil van Dijk di depan gawang.
Di sisi lain, Liverpool juga tampil disiplin di lini belakang melalui Ibrahima Konaté yang berhasil mematahkan beberapa serangan balik cepat PSG yang dipimpin Vitinha dan João Neves.
Laga Ketat: Banyak Peluang, Tanpa Penyelesaian
Meski pertandingan berlangsung terbuka, kedua tim sama-sama kesulitan dalam penyelesaian akhir. PSG beberapa kali mengancam lewat tembakan jarak jauh dan serangan cepat, sementara Liverpool mengandalkan bola mati dan pressing tinggi.
Kiper Liverpool Giorgi Mamardashvili menjadi salah satu pemain kunci dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.
Analisis: PSG Masih Pegang Kendali Agregat
Dengan skor 0-0 di babak pertama dan agregat masih 2-0 untuk PSG, Liverpool berada dalam situasi wajib menyerang di babak kedua. Namun, solidnya struktur pertahanan PSG membuat The Reds harus mencari celah lewat kreativitas lini tengah dan kecepatan transisi.
Jika Liverpool gagal mencetak gol lebih awal, PSG berpeluang besar mengontrol ritme permainan dan mengamankan tiket semifinal Liga Champions 2025/2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto