Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Langkah Strategis Pemprov Sumbar Wujudkan Konversi Bank Nagari

Admin Padek • Senin, 8 Mei 2023 | 11:54 WIB
Photo
Photo

Oleh: Medi Iswandi

Kepala Bappeda Sumbar




Konversi Bank Nagari bagi Pemprov Sumbar merupakan ikhtiar dalam memenuhi kebutuhan mendasar ekonomi masyarakat di sektor keuangan yang sesuai dengan syariat Islam.


Bagi Pemprov Sumbar konversi Bank Nagari ini adalah menjalankan hasil keputusan RUPSLB Bank Nagari pada 30 November 2019 yang lalu. Walaupun dalam RUPSLB pada 23 Juli 2021 konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah ini kemudian ditunda sampai Januari 2023 dan sampai saat ini masih berproses.


Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, saat menjadi Wakil Ketua DPRD Sumbar (2004-2009) sudah getol memperjuangkan perbankan syariah dan menempatkan gajinya di rekening bank syariah. Sebagai mubaligh pada setiap kesempatan ia selalu mengajak masyarakat agar bertransaksi sesuai akad syariah agar hidup menjadi lebih berkah. Pada waktu menjadi Wali Kota Padang dua periode (2014-2019 dan 2019-2021) ia juga telah membentuk Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) di setiap kelurahan se-Kota Padang dalam upaya penumbuhan usaha mikro dan memberantas rentenir.


Artinya Gubernur Sumbar yang juga selaku Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) serta Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumbar selalu berupaya dalam pengembangan ekonomi syariah serta mewujudkan konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah.


Kesungguhan pemprov dalam mewujudkan konversi Bank Nagari ini telah dibuktikan melalui beberapa langkah konkret strategis yang berdampak langsung bagi peningkatan skala usaha dan aset Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari.


Langkah tersebut tentunya diharapkan Pemprov Sumbar dapat diikuti oleh kepala daerah lain di kabupaten dan kota selaku pemegang saham Bank Nagari serta stakeholder terkait lainnya.


Kebijakan Pemprov Sumbar yang berdampak positif dan signifikan kepada UUS Bank Nagari adalah Pemindahkan Pembayaran Gaji ASN dan RKUD dari Bank Nagari Konvensional ke Bank Nagari Syariah.


Upaya tersebut sangat berpengaruh antara lain pada: 1. Meningkatnya sumber dana murah yang terutama berasal dari Giro Mudharabah Pemprov Sumbar; 2. Dengan adanya sumber dana murah yang signifikan, maka UUS Bank Nagari bisa melepas dana mahal yaitu dalam bentuk Deposito; 3. Membaiknya sumber dana murah secara signifikan yang berimplikasi positif pada membaiknya beberapa rasio keuangan utama dan indikator penting, seperti Asset meningkat, CASA dan BOPO membaik, pendapatan dari transaksi Surat Berharga Tresuri juga naik, serta dapat dipastikan berpengaruh terhadap peningkatan laba UUS Bank Nagari.


Setelah sukses Pemindahkan Pembayaran Gaji ASN dan RKUD, maka kebijakan strategis pemprov berikutnya yang akan dapat mengubah profil UUS Bank Nagari secara signifikan dalam waktu dekat adalah mendorong pemindahan pinjaman ASN ke UUS Bank Nagari. Saat ini sedang intens dipersiapkan proses pemindahan tersebut, mulai dari rencana sosialisasi per OPD/Biro dan RSUD, teknis adminstrasi dan sistem serta sweetener yang akan diberikan.


Apabila pemindahan pinjaman ini terealisasi dalam waktu dekat, maka akan meningkatkan asset dan portofolio Pembiayaan UUS Bank Nagari secara signifikan.


Identifikasi data sementara menunjukan bahwa jumlah pinjaman ASN Pemprov. Sumbar saja diperkirakan berjumlah sekitar Rp756 miliar (4.324 nasabah). Apabila ditambah dengan pinjaman pegawai RSUD-RSUD Provinsi, maka totalnya diperkirakan akan mendekati Rp1 triliun. Kondisi tersebut tentu bakal membuat share UUS Bank Nagari terhadap induknya meningkat signifikan.


Berdasarkan kondisi di atas, kebijakan yang sudah dan sedang dilakukan Pemprov Sumbar selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) jelas sangat berdampak positif kepada pertumbuhan UUS Bank Nagari.


Oleh karena itu Gubernur Sumbar mengimbau dan mengajak seluruh bupati dan wali kota mengikuti langkah yang sama agar percepatan konversi berjalan dengan baik dan pertumbuhan Bank Nagari pasca konversi stabil dan meningkat pesat.


Dalam setiap rapat dan pertemuan dengan jajaran Bank Nagari, Gubernur meminta manajemen agar lebih proaktif dan semakin meningkatkan sosialisasi kepada seluruh stakeholder untuk membesarkan UUS Bank Nagari demi suksesnya konversi.


Di samping itu juga mengajak para ulama, dia dan mubaligh untuk turut serta mencerahkan umat melalui mimbar-mimbar dakwah tentang urgensi dan manfaat konversi Bank Nagari pada pengembangan ekonomi berbasis syariah.


Menghadirkan lembaga perbankan syariah di Sumatera Barat, tentu harus menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan saja untuk menjalankan Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Namun pada akhirnya di akhirat kelak kepedulian dan keberpihakan kita saat ini akan menjadi bahagian yang akan dihisab.(*)

Editor : Admin Padek
#opini #Medi Iswandi #gubernur sumbar #Kepala Bappeda Sumbar #Konversi Bank Nagari #syariat islam #UUS Bank Nagari #Mahyeldi